NOMORSATUKALTIM - Hakim Konstitusi, Suhartoyo resmi dilantik menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Periode 2023-2028, Senin, 13 November 2023. Pelantikan yang dilaksanakan di Gedung MK, Jalan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat itu disaksikan langsung oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Pada pelantikan tersebut, Hakim Konstitusi Suhartoyo membacakan sumpahnya yang tertulis dalam Surat Keputusan ketua Mahkamah Konstitusi Nomor 17 Tahun 2023.
"Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban Ketua Mahkamah Konstitusi dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta berbakti kepada nusa dan bangsa," ujar Suhartoyo. Adapun Surat Putusan tersebut ditandatangani langsung oleh Hakim Konstitusi sekaligus Wakil Ketua MK, Saldi Isra. Sebelumnya, Hakim Konstitusi Suhartoyo telah terpilih sebagai MK yang baru, mengganti Hakim Konstitusi Anwar Usman yang dipecat dari posisi Ketua MK. Hakim Konstitusi Suhartoyo sendiri terpilih berdasarkan hasil Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) yang dilakukan sejak Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) resmi melepas jabatan Anwar Usman karena terbukti melakukan pelanggaran kode etik berat pada Selasa, 7 November 2023 lalu. Lebih lanjut, dengan adanya formasi Ketua MK yang baru ini, Saldi Isra memohon doa restu agar MK kedepannya bisa lebih baik lagi dan dapat memperbaiki marwah MK. "Mohon doa restu kita bersama agar Mahkamah Konstitusi bisa menapak secara pasti mulai dari hari ini untuk memperbaiki diri dan mendapatkan dukungan publik dalam menghadapi situasi ke depan terutama sengketa pemilu yang sebentar lagi akan menghampiri kita semua," imbuhnya. Sebelumnya, Saldi Isra menceritakan proses terpilihnya Suhartoyo menjadi Ketua MK yang baru, menggantikan Anwar Usman. Awal mulanya, pemilihan tersebut dilakukan dalam RPH dengan cara masing-masing dari Hakim Konstitusi menyebutkan nama yang berpotensi menjadi Ketua MK dan muncullah dua nama, yaitu Saldi Isra dan Suhartoyo. "Masing-masing hakim konstitusi menyebut masing-masing nama siapa yang diinginkan menjadi ketua mk. Setelah semua bergilir sembilan orang, akhirnya pertemuan tadi memunculkan dua nama," jelas Saldi Isra. "Karena yang lain tidak bersedia jadi kedua, sehingga muncul dua nama. Satu, Saldi isra dan kedua, Bapak Doktor Suhartoyo," lanjutnya. Setelah muncul dua nama tersebut, lanjut Saldi Isra, keduanya pun langsung diberi kesempatan oleh tujuh Hakim Konstitusi lainnya untuk berdiskusi dan menentukan siapa yang akan menjadi ketua MK dari dua nama tersebut. "Jadi tujuh dari sembilan hakim meninggalkan ruangan. Hanya saya dan Pak Suhartoyo untuk berdiskusi, siapa yang mau jadi ketua dan jadi wakil ketua," tuturnya. Kata Saldi Isra, dirinya dan Suhartoyo memiliki visi misi yang sama terhadap MK, salah satunya mengembalikan citra MK dihadapan publik. Dengan kesamaan visi misi tersebut, keduanya pun berdiskusi dan menyepakati Suhartoyo untuk menjadi Ketua MK. "Sambil refleksi, kami kedua nanti, ada dorongan memperbaiki MK setelah beberapa kejadian terakhir," ucap Saldi Isra. "Akhirnya kami berdua sampai pada keputusan, yang disepakati dari hasil tadi untuk jadi Ketua MK ke depan adalah Bapak Suhartoyo dan saya tetap jadi Wakil Ketua," tandasnya.Hakim Suhartoyo Resmi Jabat Ketua MK yang Baru
Senin 13-11-2023,11:21 WIB
Editor : Tri Romadhani
Kategori :
Terkait
Sabtu 11-04-2026,16:51 WIB
Usai Dilantik Jadi Hakim MK, Liliek Prisbawono Janji Kawal Konstitusi RI
Jumat 10-04-2026,18:00 WIB
Prabowo Lantik Hakim MK Baru, Gantikan Ipar Jokowi
Selasa 23-12-2025,19:11 WIB
Buntut Vonis Seumur Hidup, Pengacara Catur Laporkan 3 Hakim PN Balikpapan ke MA dan KY
Selasa 18-11-2025,16:16 WIB
1 Hakim Tangani Ratusan Perkara, PN Balikpapan Kini Dapat Tambahan 10 Personel Baru
Rabu 06-08-2025,15:05 WIB
Penerapan Restitusi untuk Korban Pidana Masih Lemah, Ini Alasannya Menurut Ketua PERADI
Terpopuler
Sabtu 02-05-2026,12:45 WIB
PHK Tambang Mulai Terjadi di Kaltim, 500 Pekerja Terancam
Sabtu 02-05-2026,14:56 WIB
Ratusan Pembalap Turun di Ajang Paser Cup Race 2026
Sabtu 02-05-2026,10:32 WIB
Pupus Harapan Lihat Dani Pedrosa Tampil di MotoGP, Jalur Wildcard Dicoret Mulai 2027
Sabtu 02-05-2026,08:33 WIB
Dividen Turun saat Laba Terus Naik, Andi Harun Singgung Delusi Saham Bankaltimtara
Sabtu 02-05-2026,10:00 WIB
Pemerintah Resmi Batasi Sistem Outsourcing pada 6 Jenis Pekerjaan, Ada Sanksinya!
Terkini
Sabtu 02-05-2026,22:30 WIB
Driver Ojol Masih Ragu, Wacana Potongan Aplikator Dipangkas Jadi 8 Persen
Sabtu 02-05-2026,21:55 WIB
Disnaker Balikpapan Tolak Pengajuan Upah di Bawah UMK, Verifikasi Diperketat Sejak Awal
Sabtu 02-05-2026,21:20 WIB
Orangtua Perlu Terlibat Sejak Dini dalam Pendidikan Anak di Era Digital
Sabtu 02-05-2026,20:45 WIB
Indonesia Masih Pertahankan Batu Bara untuk PLTU, Bahlil: Jaga Keterjangkauan Tarif Listrik Bagi Masyarakat
Sabtu 02-05-2026,20:15 WIB