BALIKPAPAN, nomorsatukaltim.com - Kejahatan terjadi bukan karena ada niat dari pelaku, melainkan juga ada kesempatan dan bisikan setan. Itu lah kalimat yang sering kita dengar dari Bang Napi. Hal ini rupanya juga terjadi pada salah satu pemuda Baru Ilir, Balikpapan Barat berinisial DP (30). DP ditangkap oleh Polsek Balikpapan Barat karena telah mencuri sebuah bor milik seseorang. Ia pun kini harus merasakan dinginnya sel tahanan. Saat itu, DP beraksi bersama rekannya bernama AZ. Di mana peran masing-masing yakni DP sebagai pemetik, sementara AZ yang mengemudikan motor. "Temannya si AZ masih kami cari (DPO), kami lakukan penyelidikan," ujar Kapolsek Balikpapan Barat, Kompol Imam Tauhid, Rabu (9/9/2020). Polisi telah melakukan sejumlah penyelidikan namun tidak berhasil menemukan AZ. Belum diketahui ke mana perginya AZ, namun DP sudah mendekam lebih dulu di balik jeruji besi. Kejadian tersebut bermula saat DP hendak pergi ke Pasar Inpres Kebun Sayur. Dalam perjalanan, ia bertemu dengan AZ. Setelah diberi tumpangan, dalam perjalanan AZ memberitahukan bahwa ada mesin bor yang diletakkan di depan pintu salah satu rumah warga. AZ membujuknya untuk mengambil mesin bor tersebut untuk dijual. "Saya ditawari, katanya tuh ada mesin bor, mau enggak? Saya bilang ke dia awalnya saya enggak mau, kalau ada orangnya. Tapi setelah melintas saya pikir-pikir lagi, dan saya tanya ke teman saya itu, katanya kalau dijual dapatnya lumayan. Ya, jadi saya berani ngambil," ujar DP. DP pun beraksi hingga akhirnya ia ketahuan oleh penghuni rumah. Langkah seribu pun diambilnya, dan ia naik ke atas motor yang sudah ditunggu oleh AZ. Namun sejatinya DP hendak melepaskan mesin bor tersebut agar tidak menjadi beban pikiran. Namun AZ lagi-lagi memengaruhi pikirannya untuk memintanya jangan dilepas. "Saya sebenarnya sudah mau lepas Pak itu barang, tapi teman saya bilang jangan. Jadi ya enggak saya lepas, terus kami kabur," jelasnya. Setelah beberapa lama, ia pun ditangkap di rumahnya di kawasan Sidomulyo, Balikpapan Barat, Jumat (4/9/2020) lalu. Namun, rekannya AZ masih buron. DP mengaku tidak mengetahui keberadaannya. Namun sepengetahuannya, AZ tinggal di kawasan Gang Buntu, Karang Rejo, Balikpapan Tengah. "Dia teman sekolah saya Pak, setahu saya tinggalnya di Gang Buntu. Enggak tahu sekarang ke mana dia," tambahnya. DP mengaku belum sempat menjual mesin bor tersebut. Padahal ia ingin mendapatkan uang untuk kebutuhannya sehari-hari. Belum sempat dijual, ia pun dijemput petugas. "Rencana sih mau jual bekas aja, cari teman di pasar karena saya kan sebelumnya kerja di perlengkapan safety di Pasar Kebun Sayur," tutupnya. (Bom/zul)
Dibisik Teman Curi Mesin Bor, DP Berujung Ke Penjara
Rabu 09-09-2020,22:45 WIB
Reporter : admin12_diskal
Editor : admin12_diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,05:59 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 27 Oktober 2026, Kualitas Udara Samarinda Berbahaya!
Selasa 27-10-2026,22:10 WIB
Operasi Zebra di Mahulu Bakal Fokus Pada Pembinaan Pelanggaran Lalu lintas
Selasa 27-10-2026,21:34 WIB
Desa Persiapan Tanjung Berukang Kebut Proses Jadi Desa Definitif
Selasa 27-10-2026,22:48 WIB
PLTS Komunal Dibangun di Desa Persiapan Tanjung Berukang, Terangi 160 Rumah
Rabu 28-10-2026,07:00 WIB
PLN Berau Tegaskan Warga dan Rumah Sakit Jadi Prioritas, Listrik Tambang Diputus saat Defisit
Terkini
Rabu 28-10-2026,21:25 WIB
Pemkot Samarinda Cocokkan Data Penerimaan Opsen PKB dan BBNKB untuk Proyeksi 2027
Rabu 28-10-2026,20:50 WIB
Jari Patah Usai Bertanding, Atlet Pencak Silat Porprov Jateng Meninggal Dunia di RS
Rabu 28-10-2026,20:15 WIB
Soroti Perlindungan Pekerja Rentan, DPRD Mahulu Kaji Iuran Sukarela dari Pegawai Pemerintahan
Rabu 28-10-2026,19:45 WIB
Teriakkan Revolusi, Mahasiswa dan Massa Bentrok dengan TNI di Bundaran HI
Rabu 28-10-2026,19:15 WIB