Bankaltimtara

Perbaiki Kerusakan Hutan, Pemkab Berau Rencanakan Peluncuran Program Reboisasi 22 Oktober Mendatang

Perbaiki Kerusakan Hutan, Pemkab Berau Rencanakan Peluncuran Program Reboisasi 22 Oktober Mendatang

Bupati Berau Sri Juniarsih-DOK Nomorsatukaltim-


BERAU, NOMORSATUKALTIM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berkomitmen untuk memperbaiki kerusakan hutan melalui program reboisasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan perusahaan-perusahaan di daerah.

Pemkab Berau menargetkan program ini secara konkret melalui penanaman kembali hutan yang rusak akibat aktivitas ilegal, pelibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam, serta pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengungkapkan, komitmen reboisasi tersebut rencananya akan diluncurkan pada 22 Oktober mendatang sebagai langkah konkret memulihkan hutan yang rusak akibat aktivitas ilegal.

Ia juga menepis tudingan bahwa dirinya mendapat manfaat dari kegiatan pertambangan ilegal tersebut.

“Saya tegaskan, saya tidak pernah menerima manfaat apa pun dari aktivitas ilegal mining. Justru kami sedang memperbaiki kondisi hutan dengan menggandeng berbagai pihak,” ungkap Bupati Sri Juniarsih, Kamis 16 Oktober 2025.

Bupati berharap, kerja sama dengan YKAN tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi diimplementasikan secara nyata di lapangan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin Berau menjadi contoh kabupaten yang sukses menyeimbangkan konservasi dengan kemajuan ekonomi hutan tetap hijau, laut tetap biru, dan rakyatnya sejahtera,” harapnya.

Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk menanam satu orang satu pohon sebagai solusi mencegah kerusakan hutan dan lahan, dengan keyakinan dampak besar akan tercapai jika dilakukan bersama-sama.

"Serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang cara mengelola sumber daya alam di desa dan kampung masing-masing dan memberikan pelatihan dan pendampingan melalui Akademi SIGAP untuk meningkatkan nilai produk lokal," terangnya.

Secara khusus, Pemkab Berau juga fokus pada pelestarian hutan mangrove dengan bekerja sama dengan YKAN untuk memastikan kesejahteraan masyarakat pesisir tetap terjaga. (ADV PROKOPIM BERAU)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: