Bankaltimtara

Hardiknas 2026 di PPU, Tekankan Pentingnya Pendekatan Deep Learning

Hardiknas 2026 di PPU, Tekankan Pentingnya Pendekatan Deep Learning

Bupati PPU, Mudyat Noor-Awal/Nomorsatukaltim-

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor menyampaikan pesan pusat mengenai transformasi pendidikan nasional yang kini fokus pada pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning.

Program ini menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan tangguh sesuai visi asta cita Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan bupati saat menjadi inspektur upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Bupati, Senin, 4 Mei 2026.

Membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Mudyat Noor menyoroti 5 kebijakan strategis nasional yang tengah dijalankan. Salah satu yang paling krusial adalah peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru.

BACA JUGA: Tunggu Kehadiran Bupati, PPU Geser Upacara Peringatan Hardiknas 2026

BACA JUGA: Pemkab PPU Gelontorkan Rp7,5 Miliar untuk Beasiswa, Berikut Ini Rincian Penerimanya!

"Pemerintah berkomitmen memenuhi kualifikasi guru melalui beasiswa sebesar Rp3 juta rupiah per semester bagi guru yang belum S1. Selain itu, tunjangan sertifikasi kini dinaikkan dan ditransfer langsung setiap bulan agar para guru bisa mengajar dengan tenang dan maksimal," ujarnya.

Selain SDM, sektor infrastruktur juga menjadi perhatian. Di tahun 2026 ini, program digitalisasi pembelajaran terus diperluas melalui penyediaan papan interaktif digital (PID) di ratusan ribu satuan pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan modern.

Dirinya juga menekankan pesan menteri terkait penguatan karakter siswa melalui budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar formal, tetapi menjadi rumah kedua yang bebas dari segala bentuk perundungan dan kekerasan.

BACA JUGA: Kartu Penajam Cerdas Mulai Disalurkan, 6.367 Pelajar di PPU Terima Uang Rp600 Ribu

BACA JUGA: Miris! Siswa SD dan SMP di PPU Belajar di Perpustakaan Bersekat, Gedung Masih Gabung dengan SMA

"Pendidikan adalah proses memuliakan manusia. Kita ingin anak-anak di PPU tumbuh menjadi insan yang cerdas namun tetap memiliki akhlak mulia, melalui program seperti MBG (Makan Bergizi Gratis) dan gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat," lanjutnya.

Mudyat Noor mengajak seluruh elemen masyarakat di Penajam Paser Utara mulai dari keluarga hingga dunia usaha untuk bersinergi membangun ekosistem pendidikan yang inklusif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: