Truk Tua Masih Beroperasi, DLH Samarinda Kekurangan Armada Pengangkut Sampah
Truk pengangkut sampah milik DLH KOta Saamrinda yang kondisinya memprihatinkan.-istimewa-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda membeberkan, bahwa jumlah armada pengangkut sampah tidak sebanding dengan kebutuhan di lapangan.
Selain itu, armada pengangkutan sampah di Kota Samarinda juga yang masih didominasi kendaraan lama.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Samarinda, Muhammad Taufiq Fajar menjelaskan, total armada angkutan sampah saat ini ada sekitar 73 unit, terdiri dari 30 unit arm roll dan 59 unit dump truk.
"Dari total tersebut terdapat sekitar 16 unit kendaraan yang digunakan secara ganda oleh 2 sopir karena keterbatasan armada,” jelas Taufiq pada Selasa, 14 April 2026.
BACA JUGA: DLH Samarinda Siap Dampingi Pengelola SPPG Benahi Limbah
Sehingga, lanjut dia, pengoperasian harus dilakukan secara bergantian dalam satu hari. Sementara jumlah sopir mencapai 89 orang.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan armada sebenarnya masih cukup besar, karena ada unit yang harus digunakan bergantian oleh 2 sopir untuk memenuhi pelayanan,” ujarnya.
Taufiq juga memaparkan data penambahan armada dalam beberapa tahun terakhir yang menunjukkan upaya pemerintah kota untuk melakukan peremajaan, meskipun belum sepenuhnya menutup kebutuhan.
“Pada tahun 2025, kami mendapat tambahan 10 unit yang terdiri dari 5 unit arm roll dan 5 unit dump truk. Tahun 2024 ada 8 unit, terdiri dari 4 arm roll dan 4 dump truk,” terangnya.
BACA JUGA: DLH Sebut Masih Normal, Volume Sampah Kota Balikpapan 550 Ton per Hari selama Ramadan
Ia melanjutkan, pada tahun 2023 terdapat penambahan lebih besar yakni 15 unit, terdiri dari 7 arm roll dan 8 dump truk.
Sementara pada tahun 2021 jumlah pengadaan mencapai 21 unit dengan rincian 9 dump truk, 7 arm roll, 2 truk engkel, 2 truk tangki, dan 1 unit pick up.
“Untuk tahun-tahun sebelumnya, pada 2020 ada 1 unit sweeper, tahun 2019 sebanyak 9 dump truk, dan tahun 2018 sebanyak 5 unit yang terdiri dari 1 arm roll dan 4 dump truk parit,” lanjutnya.
Dia menyebutkan, bahwa armada lama yang masih digunakan hingga saat ini sebagian besar berasal dari pengadaan tahun 2013 dengan jumlah mencapai 17 unit, terdiri dari 5 arm roll, 7 dump truk, dan 4 dump truk pasir.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

