Kementerian ESDM: Harga BBM Subsidi Tidak Naik, Non-Subsidi Tunggu Pengumuman 1 April 2026
Ilustrasi pengisian BBM di SPBU.-IST/Genmuda-
JAKARTA, NOMORSATUKALTIM - Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026 beredar luas di publik. Bahkan, dalam narasinya disebutkan perkiraan harga terbarunya.
Dalam simulasi tersebut, harga Dexlite disebut berpotensi melonjak hingga menembus Rp20.000 per liter, seiring kenaikan tajam harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Selain itu, sejumlah jenis BBM lain juga diperkirakan mengalami kenaikan signifikan. Pertamax disebut bisa naik dari Rp12.300 menjadi sekitar Rp17.850 per liter.
Pertamax Green 95 diproyeksikan meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp19.150 per liter, sementara Pertamax Turbo berpotensi naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.450 per liter.
BACA JUGA: Meski Negara Lain Sudah Umumkan Darurat Energi, Menteri ESDM Pastikan Stok BBM RI Aman
BACA JUGA: Selat Hormuz Iran Ditutup: 25 Persen Impor Minyak RI dari Sana, Ini Skenario Menteri ESDM
Kemudian untuk jenis solar non-subsidi, Pertamina Dex diperkirakan melonjak dari Rp14.500 menjadi Rp23.950 per liter, dan Dexlite dari Rp14.200 menjadi Rp23.650 per liter.
Lalu, harga BBM subsidi seperti Pertalite akan dibanderol mencapai Rp14.000 per liter dari yang sekarang berlaku sebesar Rp10.000 per liter. Pada jenis Solar Subsidi harga diproyeksikan mencapai Rp9.500 per liter dari yang saat ini berlaku sebesar Rp6.800 per liter.
Netizen langsung ramai menanggapi kabar yang belum dikonfirmasi kebenarannya. Ada juga yang menyinggung omongan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kalau harga BBM aman.
“Dugaan gw si dr yg sudah-sudah, mereka share info begini, naik tinggi sampai 17 ribu. Tapi nanti mereka naikkan paling kisaran 14-15 ribu. Untuk memberi efek psikologis aja "ah naiknya ternyata ga terlalu tinggi,” tulis netizen dikutip Disway.id, Senin, 30 Maret 2026.
BACA JUGA: Naik hingga 30 Persen, Harga BBM di Singapura Tembus Rp58 Ribu Per Liter
BACA JUGA: Perang Berkepanjangan, Prabowo Buka Opsi WFH Massal untuk Hemat BBM
Sebelumnya, pemerintah memastikan bahwa tidak akan ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dalam waktu dekat, meski situasi geopolitik di Timur Tengah memberikan tekanan pada harga minyak mentah dunia.
Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menampik adanya kenaikan harga BBM bersubsidi setelah bulan Maret ini berakhir.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
