Bupati Kutai Barat Minta OPD Tidak Jalan Sendiri-sendiri Jalankan Program Daerah
Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin-IST/Diskominfo Kubar-
KUBAR, NOMORSATUKALTIM– Penguatan sinergi antar organisasi perangkat daerah (OPD) serta kemampuan mengantisipasi hambatan menjadi fokus penting dalam memastikan kelancaran pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Kutai Barat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, saat memberikan arahan terkait pelaksanaan program daerah Tahun Anggaran 2026.
“Koordinasi yang baik antar perangkat daerah menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan program pembangunan,” ujar Frederick Edwin, Senin, 30 Maret 2026.
Menurutnya, banyak program pembangunan yang bersifat lintas sektor, sehingga membutuhkan kerja sama yang solid antar OPD. Tanpa koordinasi yang baik, pelaksanaan program berpotensi tidak berjalan maksimal.
BACA JUGA: Mobil Dinas Rp3 Miliar Batal, Pemkab Kubar Alihkan Anggaran
BACA JUGA: Rp196 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan Jalan Simpang Blusuh–Mentiwan di Kutai Barat
Ia menekankan bahwa setiap OPD harus mampu membangun komunikasi yang efektif dan saling mendukung dalam menjalankan tugas masing-masing.
“Jangan ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua harus saling terhubung dan mendukung,” katanya.
Selain itu, Frederick Edwin juga menyoroti pentingnya menyamakan persepsi antar perangkat daerah dalam pelaksanaan program. Hal ini dinilai penting agar seluruh OPD memiliki arah dan tujuan yang sama.
Ia juga mengingatkan, bahwa perbedaan pemahaman dalam pelaksanaan program dapat menimbulkan kendala di lapangan, sehingga perlu diselesaikan melalui komunikasi yang intensif.
BACA JUGA: Faktor Geografis, Penyebab Dokter Spesialis Tak Berminat Tugas di Kutai Barat
BACA JUGA: Pemkab Kutai Barat Dorong Penguatan Peran Bankaltimtara untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Dia menekankan pentingnya mengantisipasi berbagai potensi hambatan yang dapat mengganggu jalannya program. Menurutnya, setiap OPD harus mampu mengidentifikasi risiko sejak tahap awal.
“Kita harus bisa memetakan potensi hambatan sejak awal agar bisa segera diantisipasi,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
