BLT di Bontang Belum Tersalurkan Sepenuhnya, Neni: Segera Cairkan!
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni-Michael Fredy Y/Nomorsatukaltim-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat miskin dan rentan di Kota Bontang belum tersalurkan sepenuhnya. Padahal, program ini sudah dijalankan sejak Januari 2026.
Ada 922 penerima manfaat BLT tersebut. Angka penerima itu menyusut dari sebelumnya ditetapkan sebanyak 1.330 orang.
Bantuan sebesar Rp300 ribu yang disalurkan setiap bulan itu diberikan untuk meringankan beban hidup masyarakat miskin di Kota Taman.
Data dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM), ada 3 kategori yang mengalami penurunan penerima manfaat.
BACA JUGA: Tarif PDAM di Bontang Naik Per April 2026, Segini Besarannya
BACA JUGA: 120 Kasus Campak Ditemukan di Bontang Sejak Awal Tahun
Mereka adalah kelompok disabilitas telantar dari sebelumnya 591 penerima kini menjadi 290 orang penerima manfaat.
Lalu, ada juga lansia telantar mengalami penurunan dari 108 orang menjadi 59 orang penerima.
Kemudian anak yatim piatu telantar, sebelumnya sebanyak 161 penerima menjadi 110 orang saja. Sementara fakir miskin, masih menunggu penetapan revisi Peraturan Wali Kota Bontang (Perwali) terkait kriteria penerima.
Terkait penyaluran yang belum tuntas, Dinsos-PM menyebut terkendala administrasi. Dinas masih menunggu harmonisasi Perwali serta pembuatan virtual account di BPD Kaltimtara untuk penerima manfaat.
BACA JUGA: Wawali Bontang: Laporan Kinerja Harus Dibuat 4 Kali Setahun
Kepala Dinsos-PM, Toetoek Pribadi Ekowati mengaku, beberapa penerima manfaat sudah dicairkan sejak program itu dijalankan.
Kategori yang sudah cair diantaranya, penyandang disabilitas sebanyak 290 orang, 59 lansia dan anak yatim piatu terlantar sebanyak 110 orang.
Sementara untuk fakir miskin sebanyak 470 orang masih menunggu hasil revisi Peraturan Wali Kota Bontang yang saat ini masih dilakukan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
