Bankaltimtara

KEK Maloy Masuk Radar Hilirisasi Non-Tambang Pemprov Kaltim

KEK Maloy Masuk Radar Hilirisasi Non-Tambang Pemprov Kaltim

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.-(Disway Kaltim/ Mayang)-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Di tengah fluktuasi sektor pertambangan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) membuka opsi penguatan ekonomi melalui hilirisasi industri non-tambang. 

Adapun, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy di Kabupaten Kutai Timur masuk dalam radar pengembangan proyek peternakan ayam dan pabrik pakan ternak yang kini tengah dijajaki.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim) Seno Aji mengatakan, rencana tersebut masih berada pada tahap awal. 

"Ini masih tahap penjajakan. Kita belum ground breaking," kata Seno Aji Jumat, (9/1/2026).

BACA JUGA: Pelabuhan KEK Maloy Sudah Kantongi Izin Operasi dari Pemerintah Pusat

BACA JUGA: Izin KEK Maloy Belum Diperpanjang, Akmal Malik Lobi-lobi ke Jakarta

Ia menjelaskan, sektor peternakan dipilih karena dinilai memiliki potensi besar dalam memperkuat struktur ekonomi daerah, sekaligus mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan dan penggalian. 

Selain peternakan ayam, proyek ini juga mencakup rencana pembangunan pabrik pakan ternak.

"Yang jelas, salah satu yang dijajaki adalah proyek di bidang peternakan. Selain peternakan ayam, juga pabrik makanan ternak," ujarnya.

Seno Aji menilai, pengembangan industri hilir di sektor peternakan akan memberikan nilai tambah yang lebih besar dibandingkan hanya mengandalkan aktivitas produksi bahan mentah. 

BACA JUGA: Bappenas dan Pemprov Sepakat Dorong Hilirisasi dan Transisi Energi Bersih untuk Kaltim

BACA JUGA: DPRD Kaltim Dorong Hilirisasi Industri Sawit untuk Tekan Angka Pengangguran di Berau

Hilirisasi, kata dia, menjadi strategi jangka menengah untuk memperkuat ketahanan ekonomi Kaltim.

Ia menambahkan, Pemprov Kaltim membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Danantara dan pemerintah pusat, agar rencana tersebut dapat direalisasikan secara bertahap dan terukur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: