Bankaltimtara

WTP Sepaku Segera Beroperasi, Kapasitas 50 Ribu Liter per Detik

WTP Sepaku Segera Beroperasi, Kapasitas 50 Ribu Liter per Detik

Direktur Perumda AMDT, Abdul Rasyid-Awal/Nomorsatukaltim-

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Pelayanan cakupan air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan semakin luas mencakup sambungan rumah (SR) bagi masyarakat.

Hal ini dikarenakan bakal beroperasinya Water Treatment Plant (WTP) 50 di Kecamatan Sepaku dengan kapasitas 50 ribu liter per detik.

"Saat ini masih tahap pengerjaan perampungan," kata Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT), Abdul Rasyid, Kamis 8 Januari 2026.

WTP 50 Sepaku dengan kapasitas 50 liter per detik mampu melayani sekitar 5.000 sambungan rumah (SR), dimana bakal menyasar rumah warga yang berbatasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

BACA JUGA: Pemkab PPU Anggarkan Rp16 Miliar untuk Optimalisasi SPAM Pamsimas Air Bersih

BACA JUGA: SPAM Sepaku-Semoi Suplai Pasokan Air 750 Lps ke Balikpapan Mulai 2028

"Pak bupati juga sudah bersurat mengajukan permohonan ke OIKN untuk membantu bersama-sama merealisasikan dari usulan 6.411 SR. Harapan kami bisa direalisasikan, khususnya daerah Sepaku," harapnya.

Sumber air baku WTP 50 Sepaku berasal dari intake Sungai Sepaku. WTP 50 Sepaku merupakan fasilitas yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui anggaran 2024 dan telah diserahkan kepada Pemkab PPU.

Selain WTP Sepaku yang akan segera beroperasi, WTP Waru juga direncanakan akan mulai dimanfaatkan pada bulan ini.

"Jika tak ada kendala 19 Januari nanti pak bupati akan melakukan peresmian beroperasinya WTP 50 Sepaku, dan berharap barengan juga dengan WTP Waru," sebutnya. Adapun WTP Waru berkapasitas 10 ribu liter per detik.

BACA JUGA: Eks Gedung Penajam Suite Hotel jadi Rintisan Sekolah Rakyat di PPU

BACA JUGA: Pemkab PPU Siapkan Rp70 Miliar untuk Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu

Sebagai informasi, cakupan air bersih di Kabupaten PPU telah 42 persen atau 17.200 SR. Ditargetkan pada 2029 mendatang dapat meningkat lagi hingga 80 persen, dirinya mengaku optimistis.

"Kami melihat ada tren pergerakan yang sangat baik, kami optimis target bisa tercapai terkait cakupan layanan air bersih untuk masyarakat," pungkas Rasyid.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: