18 Ribu Penumpang Padati Arus Balik di Bandara SAMS Sepinggan
Suasana Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pasca arus balik Nataru 2025/2026. -Chandra/Disway Kaltim-
BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM – Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pada Senin 5 Januari 2026.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi selama masa Nataru.
“Seluruh aspek operasional bandara tetap stabil sepanjang periode Nataru. Kami berterima kasih kepada TNI, Polri, AirNav, Basarnas, maskapai, dan seluruh stakeholder yang memastikan layanan berjalan aman dan tertib,” ujarnya saat ditemui usai apel Penutupan Posko Nataru 2025/2026, di Area Check In Timur Island B, Senin 5 Januari 2025.
Iwan juga menegaskan bahwa tidak ada insiden keamanan atau kecelakaan kerja sepanjang masa posko, menandai keberhasilan zero accident yang dicapai.
Adapun puncak arus mudik tercatat pada 22 Desember 2025 dengan 137 penerbangan melayani 19.147 penumpang, sementara puncak arus balik terjadi pada 4 Januari 2026, dengan 127 penerbangan dan 18.346 penumpang.
BACA JUGA:Pengedar Narkoba di Berau Ditangkap Bawa 2,08 Gram Sabu
Rute penerbangan paling diminati adalah Jakarta, diikuti Makassar, Surabaya, Yogyakarta, dan Tarakan.
Iwan menambahkan sejumlah inovasi untuk meningkatkan pelayanan dan distribusi penumpang, satunya dengan membuka Area Check In Timur Island Alpha, untuk penerbangan internasional di Keberangkatan Lantai 3 Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.
“Sebagai informasi, mulai Sabtu kemarin, 3 Januari 2026 kami sudah membuka area Island Alpha di belakang terminal untuk rebalancing dengan Island Charlie dan Delta."
"Island Alpha dapat digunakan untuk penerbangan internasional agar distribusi penumpang antara timur dan barat lebih merata,” jelasnya.
BACA JUGA:Cepat Daftar! BPJPH Sediakan 1,35 Juta Sertifikat Halal Gratis bagi UMK
Lebih jauh, Iwan menyebutkan bahwa Bandara berencana membuka Area Check-In Island Bravo pada tahun 2026 ini untuk maskapai lainnya.
“Tujuannya agar distribusi penumpang antara barat dan timur seimbang. Penumpang bisa mengeksplor bandara tidak hanya dari sisi barat, tetapi juga dari tengah dan timur,” tambahnya.
Sementara untuk pertumbuhan penerbangan internasional, menurutnya cukup baik dengan beberapa penerbangan umroh masih transit, misalnya ke Kuala Lumpur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

