Bankaltimtara

Tongkang Tabrak Jembatan Mahulu di Luar Jadwal Pemanduan Resmi

Tongkang Tabrak Jembatan Mahulu di Luar Jadwal Pemanduan Resmi

Kondisi tongkang bermuatan batu bara M80-1302 yang mengalami kerusakan usai menghantam pilar 6 Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), Samarinda pada selasa 23 desember 2025 lalu.-Mayang Sari -

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Dua jam sebelum jadwal pemanduan resmi dibuka, sebuah tongkang menabrak pilar Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), peristiwa yang kemudian ditegaskan Pelindo Samarinda terjadi di luar jam operasional.

PT Pelindo Regional IV Samarinda menjelaskan, pada Selasa, 23 Desember 2025 lalu, penggolongan dan pemanduan kapal di Sungai Mahakam dibuka lebih dahulu sebelum dialihkan ke kawasan Mahulu, dengan prioritas keselamatan pelayaran.

Humas Pelindo Regional IV Samarinda, Ali Akbar, mengatakan penggolongan di Sungai Mahakam pada hari tersebut dibuka mulai pukul 06.00 Wita dan berlangsung sekitar satu jam sebelum pemanduan dialihkan ke Mahulu.

"Untuk tanggal 23 itu, penggolongan di Mahakam dibuka mulai pukul 06.00 Wita. Setelah berjalan sekitar satu jam, barulah kemudian dibuka penggolongan untuk Mahulu,"ujar Ali Akbar Sabtu, (27/12/2025).

BACA JUGA: Kapal Tabrak Jembatan Mahakam Hulu, KSOP dan Polairud Selidiki Penyebab Insiden

Ia menjelaskan, pengaturan waktu pemanduan tersebut mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) dan mempertimbangkan faktor keselamatan serta kondisi pasang surut air secara dinamis.

"Jamnya memang bisa berubah-berubah, tergantung pasang surut. Tapi untuk tanggal 23, jadwal penggolongan di Mahakam dibuka jam enam pagi, lalu sekitar jam tujuh baru bergeser ke Mahulu," tegasnya.

Dengan pengaturan waktu tersebut, pemanduan kapal di kawasan Mahulu baru dapat dimulai sekitar pukul 07.00 Wita, sementara insiden tabrakan terjadi sebelum jadwal operasional pemanduan diberlakukan. 

Peristiwa ini kemudian menjadi perhatian publik setelah tongkang milik PT Dharmalancar Sejahtera menabrak pilar Jembatan Mahakam Ulu pada pukul 05.00 Wita, atau sekitar dua jam lebih awal dari jadwal pemanduan resmi.

BACA JUGA: Jembatan Mahakam Ulu Menunggu Hasil Uji, Penabrak Siap Ganti Kerusakan

Tongkang M80-1302 yang ditarik tugboat KD2018 dilaporkan kepada aparat telah melintas dan menabrak pilar jembatan saat jadwal penggolongan dan pemanduan di Mahulu belum diberlakukan.

Ali Akbar menegaskan, pada jam tersebut memang belum masuk dalam jadwal operasional penggolongan di Mahulu, sehingga tidak ada kegiatan pemanduan kapal oleh Pelindo.

"Kalau di luar jam operasional, memang tidak ada kegiatan. Semua tercatat dan terkontrol,"sebutnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: