Bankaltimtara

Wali Kota Samarinda Pastikan Pengamanan Natal Berjalan Aman dan Kondusif

Wali Kota Samarinda Pastikan Pengamanan Natal Berjalan Aman dan Kondusif

Walikota Samarinda, Andi Harun bersama Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar saat meninjau persiapan Perayaan Natal 2025 di Gereja Santo Lukas di jalan Ahmad Yani.-(Disway Kaltim/ Rahmat)-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Wali Kota Samarinda, Andi Harun memastikan pelaksanaan Perayaan Natal 2025 di Kota Samarinda berlangsung aman, tertib, dan kondusif. 

Hal tersebut disampaikannya usai meninjau langsung sejumlah lokasi strategis, di antaranya Jalan Ahmad Yani No. 9, RT 18, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, serta Gereja Katedral Santa Maria Penolong Abadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Samarinda Kota, pada Rabu malam, 24 Desember 2025.

Peninjauan tersebut dilakukan dalam rangka patroli pengamanan Natal dan Tahun Baru yang dilaksanakan secara kolaboratif oleh berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Kejaksaan, Brimob, Lanud, pemerintah daerah, hingga relawan masyarakat.

“Kami hari ini melaksanakan patroli pengamanan Natal dan Tahun Baru secara bersama-sama. Semua unsur terlibat untuk melakukan monitoring, pengawalan, dan pengamanan situasi kamtibmas di Kota Samarinda,” ujar Andi Harun.

BACA JUGA: Penjualan Pernak-pernik Natal di Samarinda Naik hingga 50 Persen

BACA JUGA: Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, Hari Natal 2025, Hujan Ringan Turun di Sejumlah Wilayah!

Menurut dia, keterlibatan lintas institusi dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga rasa aman, khususnya bagi umat Nasrani, baik Kristen maupun Katolik, yang tengah melaksanakan ibadah Natal.

Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal dapat berjalan dalam suasana yang damai, penuh kekeluargaan, serta bebas dari gangguan keamanan.

Menariknya, pengamanan Natal di Samarinda tahun ini juga melibatkan organisasi kemasyarakatan keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Banser NU dan Kokam Muhammadiyah turut diterjunkan untuk membantu pengamanan di sejumlah tempat ibadah.

“Keterlibatan NU dan Muhammadiyah merupakan bentuk konkret bagaimana kita membangun toleransi dan pergaulan yang harmonis antarumat beragama,” kata Andi Harun.

BACA JUGA: Ribuan Pemudik Padati Pelabuhan Samarinda Menjelang Arus Mudik Natal dan Tahun Baru

BACA JUGA: Den Gegana Satbrimobda Kaltim Sterilkan 10 Gereja Besar di Balikpapan

Ia menilai kolaborasi tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman masyarakat Samarinda.

Selain memastikan keamanan ibadah, Andi Harun juga mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial, terutama di tengah kondisi iklim yang dinilai semakin tidak menentu. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: