Bankaltimtara

Kolaborasi Pemprov-Pusat, Angka Kemiskinan Ditekan Meski Sedikit

 Kolaborasi Pemprov-Pusat, Angka Kemiskinan Ditekan Meski Sedikit

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.-Mayang/Disway Kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Pemprov Kaltim menegaskan penguatan sektor sosial tetap menjadi prioritas.

Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan bahwa kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah telah menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami terus mendorong program-program sosial agar menyentuh langsung masyarakat miskin, penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk menciptakan keadilan sosial di tengah percepatan pembangunan," ujar Seno Aji, Rabu 8 Oktober 2025.

BACA JUGA:Status 7 RT di Sidrap Kembali Jadi Polemik antara Kutim dan Bontang, Jimmi: Pelayanan Publik yang Utama

Menurut data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kalimantan Timur berhasil ditekan dari 5,786 persen menjadi 5,17 persen pada tahun 2025.

Penurunan hampir 1 persen ini, dinilai sebagai hasil konkret dari pelaksanaan berbagai program sosial yang dilakukan secara terintegrasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

BACA JUGA:Barang Ilegal Bernilai Rp1,19 Miliar Dimusnahkan Bea Cukai Kalbagtim

"Ini adalah hasil kerja bersama yang luar biasa. Program-program Kementerian Sosial sangat membantu dan diperkuat oleh program-program daerah di Kaltim. Tepuk tangan untuk semua yang telah bekerja keras di lapangan," kata Seno.

Seno juga memberikan apresiasi kepada para pendamping sosial, pekerja sosial, dan pilar-pilar kesejahteraan sosial yang selama ini telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.

"Kami di Pemprov Kaltim akan terus mendukung peningkatan kapasitas dan kesejahteraan para pekerja sosial," tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kesiapan sosial Kaltim menjadi bagian penting dari strategi menuju pemindahan Ibu Kota Negara pada tahun 2028.

Dengan memperkuat layanan dasar, termasuk pendidikan dan perlindungan sosial, Pemprov Kaltim berharap dapat menekan kemiskinan dan pengangguran secara signifikan.

BACA JUGA:Banyak Pejabat Pensiun, Wagub Isyaratkan Rotasi Jabatan Kadis di Pemprov Selesai Akhir Oktober

Sementara itu, Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menekankan pentingnya penguatan sistem data sosial dan ekonomi nasional sebagai fondasi utama untuk mewujudkan kebijakan sosial yang efektif dan tepat sasaran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: