Proyek Drainase Ganggu Usaha Warga, DPRD Paser Minta Segera Diselesaikan
DPRD Paser saat melakukan sidak proyek drainase di Kecamatan Tanah Grogot.-istimewa-
PASER, NOMORSATUKALTIM - DPRD Paser mengingatkan proyek perbaikan drainase di kawasan pusat kota, Kecamatan Tanah Grogot bisa segera diselesaikan tanpa merugikan masyarakat sekitar.
Ya, proyek drainase menimbulkan kekhawatiran terhadap aktivitas usaha warga yang mempunyai kios di kawasan tersebut.
Ttak hanya itu, adanya material proyek yang menumpuk juga mengganggu arus transportasi pengendara.
BACA JUGA:Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Paser, Diduga Wanita yang Dilaporkan Hilang
Kekhawatiran itu muncul dari keluhan warga, bahkan mendapat respons oleh DPRD Paser yang belum lama ini telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek drainase, salah satu titik yang di keluhkan, di Jalan Hos Cokroaminoto.
"Sejumlah warga mengeluh, karena aktivitas usahanya terganggu, begitupun akses jalan juga terganggu, jadi kami lakukan sidak," kata Andi Rizal, Sabtu 4 Oktober 2025.
Material yang ditumpuk di badan jalan membuat sebagian jalan tertutup, akibatnya pengendara terpaksa saling mengalah karena akses jalan yang sempit.
BACA JUGA:Pemkab Paser akan Berlakukan Tanda Tangan Elektronik Mulai Oktober
Melihat kondisi itu, Andi Rizal tak ingin melihat ada lagi material yang menumpuk di badan jalan, karena sangat menganggu akses transportasi.
Apalagi kawasan itu banyak di lintasi warga, sebab dekat dengan sekolah.
"Seharusnya material disiapkan di tempat lain dulu. Jangan langsung di tengah jalan, karena mengganggu pengguna jalan dan usaha warga sekitar," ujarnya.
Proyek drainase tersebut, rupanya juga mengalami keterlambatan pengerjaan, disebabkan hujan deras yang mengambat proses pengerjaan. Sehingga terpaksa menunggu air menyurut.
"Pihak pelaksana proyek berdalih keterlambatan pengerjaan disebabkan hujan deras beberapa pekan terakhir yang membuat saluran terendam air," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

