Bankaltimtara

Makin Banyak Opsi Layanan Kesehatan di Samarinda, Pembangunan RS Bhayangkara Polda Kaltim Dimulai

Makin Banyak Opsi Layanan Kesehatan di Samarinda, Pembangunan RS Bhayangkara Polda Kaltim Dimulai

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro bersama Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud serta Forkopimda dalam momen peletakan batu pertama (Ground Breaking) pembangungan RS Bhayangkara, di Samarinda.-(Disway Kaltim/ Rahmat)-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Warga Samarinda di masa mendatang bakal memiliki lebih banyak opsi layanan kesehatan.

Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) resmi memulai pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV, Rabu, 23 Juli 2025.

Selain untuk Anggota Polri, RS Bahayangkara ini nantinya juga terbuka untuk umum. 

Kegiatan groundbreaking RS Bhayangkara Samarinda ini berlangsung di Jalan H.M Rifaddin, Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Samarinda Seberang.

BACA JUGA: Proses Administrasi RS Balikpapan Barat Masih Berjalan, Pembangunan Fisik Belum Dimulai

BACA JUGA: Bankaltimtara Siap Danai 70 Persen Proyek RS I.A Moeis Senilai Rp 740 Miliar

Kapolda Kaltim, Irjen Pol. Endar Priantoro menjelaskan, pembangunan rumah sakit ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi anggota Polri sekaligus masyarakat sekitar.

“Layanan kesehatan adalah layanan dasar. Kami ingin menyiapkan sumber daya manusia Polri dan masyarakat yang memiliki kualitas kesehatan yang baik,” ujar Endar.

Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV ini akan dibangun dalam 2 tahap. 

Pada tahap pertama, rumah sakit akan memiliki kapasitas 91 tempat tidur. 

BACA JUGA: RS Pratama Kerang Kurang Diminati Tenaga Medis, DPRD Paser Desak Dinkes Tegas soal Penempatan

BACA JUGA: Rumah Sakit Baru di Berau Ditargetkan Mulai Beroperasi Tahun Depan

Fasilitas yang disiapkan cukup lengkap, mulai dari dua ruang operasi, IGD, tujuh poliklinik rawat jalan, ruang kebidanan dan bersalin, ruang medical check-up, ruang hemodialisis, radiologi, laboratorium kedokteran kepolisian, hingga ruang rawat inap tahanan.

“Kami siapkan ruang VVIP, VIP, kelas satu, dua, dan standar, termasuk ruang intensif dan tahanan. Ini baru tahap awal, ke depan akan kita tambah lagi,” kata Endar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait