Bankaltimtara

Sindikat Narkoba Incar Pekerja Tambang, Polda Kaltim: Ada Kaitan dengan Pola Kerja

Sindikat Narkoba Incar Pekerja Tambang, Polda Kaltim: Ada Kaitan dengan Pola Kerja

Dirresnarkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu.-(Disway Kaltim/ Chandra)-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM – Peredaran gelap narkotika jenis sabu kini menyasar para pekerja sektor pertambangan di Kalimantan Timur (Kaltim).

Fakta ini terungkap berdasrakan hasil penangkapan 3 tersangka, termasuk seorang karyawan kontraktor tambang, di Kutai Timur oleh Ditresnarkoba Polda Kaltim. Dalam kasus ini, polisi mendapati total barang bukti mencapai 104,64 gram.

Dirresnarkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, mengungkapkan adanya kaitan antara pola kerja sektor tambang dengan masuknya barang haram tersebut ke area mess pekerja. 

Polisi menduga sabu digunakan agar para pekerja mampu menghadapi jadwal kerja yang padat.

BACA JUGA: Krisis Overkapasitas Lapas Kaltim: 12.600 Napi Berdesakan, Mayoritas Kasus Narkoba

BACA JUGA: Imbas Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima Kota, Polda Kaltim Buka Ruang Kontrol Masyarakat

Berdasarkan hasil penyelidikan, penggunaan sabu di kalangan karyawan tambang diduga bertujuan untuk menjaga ketahanan fisik secara instan. 

Romylus menjelaskan bahwa tuntutan pekerjaan menjadi celah bagi para pengedar untuk memasok narkoba ke dalam kawasan industri tersebut.

“Orang-orang tambang itu adalah orang-orang yang bekerja 1 kali 24 jam, sehingga dengan mengonsumsi barang ini mereka akan bisa siaga 1 kali 24 jam,” ujar Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, Senin, 2 Maret 2026.

Pernyataan tersebut merujuk pada temuan polisi di lapangan, di mana sabu tidak hanya ditemukan di luar lokasi, tetapi juga hingga ke area subkontraktor di dalam tambang. 

BACA JUGA: Polres Kutai Timur Ungkap 29 Kasus Narkoba Sepanjang 2026, Sekira 537 Gram Sabu Berhasil Disita

BACA JUGA: Polres Kukar Bongkar Jaringan Narkoba Sanga Sanga-Samarinda, Remaja 16 Tahun jadi Pengedar Sabu

Menurut Romylus, alasan stamina inilah yang menjadi salah satu faktor yang membuat sabu masuk ke lingkungan kerja tersebut.

Menyikapi temuan ini, Polda Kaltim menegaskan tidak akan berhenti pada penangkapan kurir atau pengguna. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: