Bankaltimtara

3 Tahun Berturut-turut, Pengembangan Investasi di Kota Bontang Terhambat Anggaran

3 Tahun Berturut-turut, Pengembangan Investasi di Kota Bontang Terhambat Anggaran

Kantor DPMPTSP Kota Bontang, Kalimantan Timur.-(Disway Kaltim/ Michael)-

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Promosi peluang investasi di Kota Bontang terhambat anggaran. 

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang mengajukan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar untuk pembuatan master plan Kawasan Peruntukan Industri (KPI). Sayangnya, tidak diakomodir.

“Sudah tiga tahun berturut-turut kami ajukan anggaran untuk pembuatan master plan KPI. Tapi tidak diakomodir tim anggaran pemerintah daerah (TPAD). Mungkin kendala dengan anggaran atau tidak masuk rancangan prioritas,” kata Analisis Kebijakan Ahli Madya Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, Jumat 4 Juli 2025.

Anggaran yang cukup besar itu, kata Karel, digunakan untuk biaya tenaga ahli dan operasional selama pembuatan master plan KPI. 

BACA JUGA: Tingkatkan Ekonomi Daerah, DPMPTSP Beberkan Peluang Investasi di Bontang

BACA JUGA: 25 Ribu Pekerja di Bontang Jadi Calon Penerima Bantuan Subsidi Upah

Baginya, master plan itu harus dibuat sebelum dilakukan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan. 

“Master Plan memberikan gambaran umum dan arahan strategis untuk pengembangan kawasan. Termasuk perencanaan penggunaan lahan, infrastruktur, dan fasilitas yang diperlukan. Setelah itu, dilakukan menguji kelayakan proyek berdasarkan master plan tersebut. Mempertimbangkan aspek teknis, ekonomi, dan lingkungan,” ungkapnya.

Secara detail, bapak anak dua itu menjelaskan, dokumen master plan itu terdiri dari penentuan lokasi dan batas kawasan industri, tata ruang kawasan. 

Termasuk di dalamnya pembagian zona untuk berbagai jenis industri dan fasilitas pendukung. 

BACA JUGA: Praktis Sekali, Nasabah BRI Kini Bisa Cairkan Limit Kartu Kredit ke Rekening Tabungan

BACA JUGA: Masyarakat Bontang Taat Bayar Pajak, Penerimaan Pajak Meningkat

Serta rencana pengembangan infrastruktur seperti jalan, listrik, air, dan lainnya.

Setelah itu analisis potensi dan kendala kawasan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: