Bankaltimtara

Intervensi Banjir Dimulai Pekan Ini, Wali Kota Samarinda Prioritaskan 12 Titik Genangan

Intervensi Banjir Dimulai Pekan Ini, Wali Kota Samarinda Prioritaskan 12 Titik Genangan

Wali Kota Samarinda, Andi Harun.-(Disway Kaltim/ Rahmat)-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar rapat intensif untuk membahas langkah penanggulangan banjir. 

Terutama pada 11 hingga 12 titik genangan yang kembali muncul dalam 2 bulan terakhir. 

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa penanganan dilakukan melalui 2 pendekatan. 

Yakni perbaikan aliran sungai dan pembenahan drainase kota.

BACA JUGA: Andi Harun Bawa Tim Drone saat Tinjau Banjir Jalan Damai: Rumah Penghalang Aliran Air Segera Dibebaskan

BACA JUGA: Samarinda Siap Bangun 10 Pompa Baru, Bongkar Lahan Ilegal Demi Kendalikan Banjir

“Kami melakukan pendalaman sampai ke urusan teknis. Sungai Karang Mumus, Karang Asam Besar, Karang Asam Kecil, semua akan ditangani terkait sedimentasi dan gangguan badan sungai,” tegas Andi Harun saat ditemui usai rapat koordinasi, Kamis, 26 Juni 2025.

Pemerintah membagi penanganan ke dalam jangka pendek dan jangka panjang. 

Untuk jangka pendek, penanganan darurat akan segera dilakukan pada kawasan yang rawan banjir seperti Kebun Agung, DI Panjaitan, Damanhuri, Gang Ogok, Gerilya, Lambung Mangkurat, Bengkuring, Loa Bakung.

Selanjutnya wilayah Samarinda Seberang seperti HM Riffaddin dan Loa Janan Ilir.

BACA JUGA: Wajah Baru Polder Air Hitam, Dari Penampung Banjir ke Ruang Publik Strategis Samarinda

BACA JUGA: Andi Harun Desak Penanganan Banjir Samarinda Lebih Terstruktur, Sorot Kinerja PUPR hingga Lurah

“Di antara titik itu, ada yang sudah masuk dalam APBD 2025, tapi banyak juga yang belum. Yang belum tetap kita intervensi. Prinsipnya air harus mengalir dulu, meski tanpa anggaran besar,” tambahnya.

Rencana ini mencakup pembersihan drainase, pengerukan sedimentasi, hingga penggunaan alat berat mini di beberapa kawasan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: