Bankaltimtara

Samarinda Siap Bangun 10 Pompa Baru, Bongkar Lahan Ilegal Demi Kendalikan Banjir

Samarinda Siap Bangun 10 Pompa Baru, Bongkar Lahan Ilegal Demi Kendalikan Banjir

Wali Kota Samarinda Andi Harun.-rahmat/disway kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Pemkot Samarinda mempercepat penanganan banjir dengan langkah konkrit. Seperti pengerukan sungai, pembangunan pompa air dan identifikasi pembukaan lahan ilegal.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyebut program ini sebagai bagian dari strategi teknis hingga 2026.

“Kami mendalami rencana program pengendalian banjir secara detail agar setiap langkah benar-benar menyasar penyebab utama,” kata Andi Harun, Rabu (12/6/2025).

Ia menjelaskan, pemkot kini membagi fokus penanganan ke dua sektor utama yakni, hulu dan hilir.

BACA JUGA:Andi Harun Bawa Tim Drone saat Tinjau Banjir Jalan Damai: Rumah Penghalang Aliran Air Segera Dibebaskan

Di sektor hilir, pengerukan sedimentasi dan penguatan bantaran sungai tengah dilakukan.

Beberapa sungai juga diperkuat dengan pemasangan sheet pile dan tanggul alami.

Menurut Andi, pengendalian di hilir memerlukan kerja sama lintas pemerintah, kota, provinsi dan pusat.

Sementara di sektor hulu, aktivitas pengupasan lahan menjadi perhatian utama.

BACA JUGA:Dampak LPG 3 Kg Langka, Warga Rela Mengantre di Kantor Kecamatan Samarinda Ulu Sejak Pagi

BACA JUGA:Minta Stop Perdebatan, Andi Harun Yakin MBG Bawa Efek Ganda untuk Samarinda

Berdasarkan citra satelit, terdapat banyak bukaan lahan baru yang diduga memicu limpasan air ke kawasan permukiman.

“Kami akan telusuri bentuk aktivitasnya, apakah terkait tambang, pematangan lahan, atau pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemkot akan segera turun ke lapangan untuk memeriksa legalitas aktivitas tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: