Bankaltimtara

Jelang Tahun Baru 2026, Kembang Api di Pasar Pagi Samarinda Diburu Warga

Jelang Tahun Baru 2026, Kembang Api di Pasar Pagi Samarinda Diburu Warga

Aneka kembang api dijual di Pasar Pagi Samarinda jelang pergantian tahun.-Mayang Sari/ Nomorsatukaltim-

BACA JUGA: Masyarakat di Paser Diimbau Rayakan Nataru Tanpa Nyalakan Kembang Api

"Bedanya cuma di karakter dan warna. Cara mainnya tetap dilempar dan warnanya keluar," ujarnya.

Terkait asal barang, Ayuni mengaku stok kembang api didatangkan dari wilayah Samarinda seperti Jalan Jelawat, Sungai Dama, sebagian stok juga dari luar pulau Kalimantan.

"Ada yang dari Jawa, ada juga yang dari Wahau. Kadang dari Sangatta juga, tergantung stok yang datang," tuturnya.

Penjualan kembang api mulai meningkat sejak awal Desember dan mencapai puncaknya menjelang malam Tahun Baru 2026.

BACA JUGA: Jalan Gajah Mada Disetrilkan dari Pengendara, Ini Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru di Samarinda

Ayuni menyebut, dalam kondisi ramai, penjualan bisa mencapai empat hingga lima dus per hari, baik untuk pembeli langsung maupun pesanan daring.

Menanggapi adanya pembatasan dan penertiban dari pemerintah terhadap pedagang petasan dan kembang api, Ayuni mengaku tetap optimistis.

Ia meyakini kebijakan tersebut tidak akan menyurutkan minat masyarakat untuk membeli kembang api menjelang pergantian tahun.

Menurutnya, meski ada pembatasan, warga tetap akan mencari kembang api dalam skala kecil untuk dimainkan bersama keluarga.

BACA JUGA: Polresta Samarinda Batasi Perayaan Malam Tahun Baru, Tidak Boleh Ada Euforia Berlebihan

"Lapak ini tetap kami buka sampai malam pergantian tahun. Setelah itu kami tutup sementara dan biasanya buka lagi menjelang bulan puasa," tutupnya.

Salah seorang pembeli, Ririn mengaku sengaja datang ke Pasar Pagi untuk membeli kembang api dalam jumlah kecil.

Ia mengatakan kembang api tersebut akan digunakan untuk merayakan pergantian tahun bersama keluarganya di rumah.

Menurutnya, perayaan sederhana dengan keluarga sudah cukup tanpa harus menyalakan kembang api berlebihan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait