Pemkot Samarinda Siapkan Pengerasan Akses Insinerator, Operasional Ditargetkan Segera Berjalan Tahun Ini
Akses jalan menuju insenerator Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda seberang yang akan dilakukan pengecoran.-Rahmat-Disway Kaltim
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan langkah jangka pendek berupa pengerasan jalan menuju lokasi insinerator agar fasilitas pengolahan sampah tersebut dapat segera beroperasi.
Langkah ini diambil menyusul kondisi akses jalan yang masih lembek dan becek sehingga menyulitkan mobil pengangkut sampah masuk ke area insinerator.
Ketua Tim Wali Kota Akselerasi Pembangunan Samarinda (TWAP), Saparuddin, mengatakan bahwa pengerasan jalan akan dilakukan menggunakan material batu pada sejumlah titik rawan.
“Untuk sementara, jangka pendeknya, jalan yang agak lembek dan becek kita lakukan pengerasan dulu dengan batu-batu, supaya mobil yang masuk ke insinerator tidak mengalami gangguan,” ujar Saparuddin saat ditemui dalam kegiatan pelatihan operator insinerator di Kantor Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat 9 Januari 2026.
BACA JUGA:Catat Ini, Kontainer Rutin Parkir Sembarangan, Tangki Bensin Langsung Dikunci Dishub Samarinda
Ia menjelaskan, pembangunan jalan secara permanen dengan pengecoran akan dilakukan pada tahap berikutnya, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan Pemerintah Kota Samarinda.
“Jangka panjangnya tentu akan dicor. Namun kita melihat dulu kemampuan keuangan Pemkot, yang terpenting saat ini insinerator bisa segera difungsikan,” katanya.
Saparuddin menambahkan, setelah akses jalan diperbaiki, insinerator diharapkan sudah dapat menerima dan mengolah sampah.
Namun sebelum dioperasikan secara penuh, seluruh tenaga operator wajib mengikuti pelatihan teknis agar pengoperasian alat berjalan optimal dan sesuai standar.
BACA JUGA:Jelang Laga Kontra Persita, Coach Fabio Lefundes Akui Ini Laga Tidak Mudah
BACA JUGA:Polres Kutim Rilis Wajah Empat Tahanan Polsek Sangkulirang yang Kabur
Pelatihan operator insinerator tersebut, menurut dia, difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda bekerja sama dengan pihak Kecamatan Samarinda Ulu. Kegiatan ini juga menghadirkan pemilik perusahaan penyedia insinerator untuk memberikan pembekalan langsung kepada calon operator.
“Hari ini Alhamdulillah sudah dilakukan pelatihan teknis bagi calon tenaga operator. Harapannya, insinerator bisa bekerja dengan baik dan sampah benar-benar habis terbakar, tidak ada yang tertinggal,” ujarnya.
Ia menegaskan, pengoperasian insinerator yang optimal sangat penting untuk mencegah dampak lingkungan, seperti bau tidak sedap akibat sisa sampah yang tidak terolah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

