Bankaltimtara

Makanan di Salah Satu Sekolah Diduga Basi, Satgas MBG Samarinda Lakukan Evaluasi

Makanan di Salah Satu Sekolah Diduga Basi, Satgas MBG Samarinda Lakukan Evaluasi

Iustrasi menu makanan MBG.-IST/Antara-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM– Satuan Tugas Makan Bergizi (MBG) Samarinda melakukan evaluasi setelah muncul laporan makanan untuk peserta program di salah satu sekolah menengah kawasan Sungai Pinang diduga basi.

Sejumlah siswa dikabarkan enggan menyantap hidangan yang disajikan karena aroma dan teksturnya dianggap kurang layak.

Kepala Satgas MBG Samarinda, Suwarso mengatakan, sebelum insiden itu, pihaknya sudah memberikan pembekalan kepada seluruh vendor dan ahli gizi.

Materi mencakup kualitas bahan, pengemasan, serta batas waktu antara proses memasak hingga makanan dikonsumsi.

BACA JUGA: Dianggarkan Rp10 Ribu per Siswa, PPU Matangkan Konsep MBG Daerah

BACA JUGA: Program MBG Launching di Kutim, 2.246 Anak di 8 Sekolah Jadi Penerima

“Dua hari sebelum kejadian, semua vendor sudah dikumpulkan. Arahan sudah jelas, termasuk standar maksimal 5 jam dari proses masak sampai makanan disajikan,” ujarnya, Rabu, 17 September 2025.

Menurut hasil pemeriksaan awal, makanan yang basi kemungkinan disebabkan proses pengemasan yang tidak tepat. Hidangan yang masih panas ditutup rapat sehingga memicu proses pembusukan lebih cepat.

“Diduga karena nasi yang masih panas langsung ditutup. Itu bisa mempercepat basi,” kata dia.

Satgas MBG segera berkoordinasi dengan kepala sekolah, guru, serta puskesmas setempat untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang. Vendor yang terlibat juga akan mendapat pembinaan khusus.

BACA JUGA: Tak Hanya Beri Manfaat untuk Pelajar, Program MBG Juga Membuka Peluang Ekonomi Baru bagi Masyarakat

BACA JUGA: Dukung Progam MBG di Berau, Baru 1 SPPG Berjalan, Sekda Jelaskan Alasannya

“Kami tidak langsung memberi sanksi berat karena program ini berskala nasional. Namun, jika kelalaian terus terjadi, tentu ada langkah tegas,” tegasnya.

Ia menambahkan, hingga kini sudah ada 13 Sekolah Penerima Program Gizi (SPPG) di Samarinda yang menjalankan program MBG.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait