BPBD Samarinda Buka Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir di Sempaja Timur
Salah satu rumah warga yang terdampak banjir di jalan Griya Mukti, Sempaja.-Rahmat/disway Kaltim-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda dan Kaltim membuka dapur umum di Kelurahan Sempaja Timur.
Langkah ini dilakukan untuk membantu warga yang terdampak banjir akibat hujan deras dan air pasang pada akhir pekan lalu.
“Kami memutuskan membuka dapur umum sejak Minggu. Ini dilakukan setelah melihat potensi air yang semakin naik karena puncak pasang terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu pagi," ucap Yuliana , Lurah Sempaja Timur, Senin 27 Oktober 2025.
BACA JUGA:Atasi Banjir Samarinda, Pemprov Kaltim Dorong Pengerukan Sungai Mahakam dan Pembenahan DAS
"Meski pada Senin air mulai surut, dapur umum tetap kami operasikan untuk melayani warga yang masih terdampak,” sambungnya.
BACA JUGA:Langganan Banjir, RSUD AWS Samarinda Mulai Berbenah: Benahi Parit dan Tambah Ruang Terbuka Hijau
Yuliana mencatat, terdapat empat rukun tetangga (RT) terdampak di kawasan Perumahan Sempaja dan satu RT di Griya Mukti.
Masing-masing adalah RT 35, 36, 37, 38 di Sempaja dan RT 50 di Griya Mukti. Total sekitar 100–200 kepala keluarga atau 590 jiwa sempat menerima bantuan makanan siap saji dari dapur umum tersebut.
“Hari ini kami masih menyiapkan makanan hingga makan siang. Setelah itu, dapur umum akan ditutup karena air sudah surut dan warga mulai membersihkan rumah mereka,” tambahnya.
Menurut BPBD, tanggap darurat dilakukan secara fleksibel, menyesuaikan kondisi lapangan dan laporan warga. Jika warga alami dampak lebih dari dua hari, bantuan akan diberikan.
BACA JUGA:Waspada, Sejumlah Titik di Samarinda Masih Tergenang Banjir, Ini Pesan BPBD
Dia menyebut akan terus memperbarui data warga terdampak setiap pagi, siang, dan malam melalui koordinasi dengan ketua RT setempat.
Laporan kondisi lapangan, termasuk tinggi genangan dan kebutuhan logistik, dikirim melalui grup WhatsApp sebagai bagian dari sistem pemantauan cepat.
Pemerintah kelurahan atau RT yang wilayahnya terdampak juga diminta secara resmi mengajukan pendirian dapur umum kepada BPBD dan Dinas Sosial.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

