Bankaltimtara

Kerap Berhadapan dengan Massa, Satpol PP Kukar Dilatih Penanganan Huru Hara

Kerap Berhadapan dengan Massa, Satpol PP Kukar Dilatih Penanganan Huru Hara

Pembukaan pelatihan penanganan huru hara terhadap personel Satpol PP Kukar ditandai dengan pengalungan tanda peserta.-Ari Rachiem/Nomorsatukaltim-

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM – Sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutai Kartanegara (Kukar) dibekali kemampuan baru melalui pelatihan penanganan huru hara.

Pelatihan digelar 5 hari di Hotel Grand Fatma, Tenggarong dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, Senin 6 Oktober 2025.

Pemerintah daerah menilai kegiatan ini sebagai langkah penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan aparat menghadapi berbagai potensi gangguan ketertiban di masyarakat.

Taufik mengatakan, pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap peningkatan kapasitas aparatur Satpol PP agar lebih siap dalam menghadapi potensi kerusuhan atau demonstrasi yang berisiko mengganggu keamanan wilayah.

BACA JUGA: Kerap Membuat Macet Jalan, 6 PKL di Depan Unikarta Ditertibkan Satpol PP Kukar

“Dalam praktiknya, aparat perlu memiliki kemampuan mengendalikan situasi tanpa tindakan represif, karena pendekatan humanis jauh lebih efektif dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Dia menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas setiap anggota Satpol PP. Menurutnya, kesalahan kecil dalam penanganan massa bisa menimbulkan penilaian negatif terhadap pemerintah daerah.

“Satpol PP harus cakap, terlatih, dan memahami regulasi agar bisa bertugas dengan aman dan proporsional. Integritas dan moralitas juga menjadi bekal utama dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Satpol PP Kukar, Awang Febrian Sofyar, yang mewakili Kasatpol PP Arfan Boma Pratama menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan profesionalitas personel.

BACA JUGA: Grebek Komplek Hiburan Malam di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Satpol PP Kukar Sita Miras Tanpa Izin

Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya membekali anggota dengan kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan dalam bekerja di lapangan.

Awang menambahkan, bahwa setiap anggota Satpol PP diharapkan mampu bertindak sesuai prosedur operasional standar ketika menghadapi situasi demonstrasi atau kerusuhan.

Pendekatan humanis menjadi kunci utama agar tugas pengamanan berjalan tanpa menimbulkan gesekan.

“Penanganan demonstrasi atau kerusuhan harus dilakukan secara humanis, profesional, dan sesuai standar operasional pelayanan. Ini penting agar masyarakat merasa dilindungi, bukan ditakuti,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: