Bankaltimtara

Kabupaten PPU Perlu SPBU khusus Petani

Kabupaten PPU Perlu SPBU khusus Petani

PPU dinilai perlu SPBU khusus pertanian untuk mendukung pengoperasian alsintan.-(Ilustrasi/ Nomorsatukaltim)-

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyebut, wilayahnya perlu adanya Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus bagi petani.

Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, mengatakan saat ini petani memanfaatkan SPBU di Labangka, Kecamatan Babulu untuk pemenuhan BBM jenis solar yang digunakan alat mesin Pertanian (Alsintan).

"Alsintan yang ada bahan bakarnya memerlukan solar, kami berpikir bahwa memang harus ada SPBU khusus untuk petani," kata Andi Trasodiharto, Senin, 29 September 2025.

Terkait dengan lokasi, ia bilang, banyak desa yang masuk kategori daerah sentra pertanian yang siap, dalam arti mendukung dengan memberikan ruang untuk dapat dibangun SPBU khusus petani.

BACA JUGA: Stok BBM Bersubsidi di Maratua Hanya Tahan 3 Hari Setelah Pengiriman, Camat Usul Tambah SPBU

BACA JUGA: Pemkot Samarinda Jajaki SPBU Khusus Plat Merah, untuk Kurangi Beban BBM ASN

"Perlu dibangun khusus SPBU petani, sehingga petani nantinya tak kerepotan terkait dengan kuota solarnya," jelasnya.

Kawasan Babulu menjadi sentra pertanian di Kabupaten PPU. Sehingga selain di area itu, SPBU khusus petani juga perlu dibangun daerah bilangan Penajam, dimana nantinya mencakup hingga Kecamatan Waru.

"Kalau di Babulu rencananya Desa Sebakung Jaya. Kalau untuk di Kecamatan Penajam, kami masih mencari lokasi yang tepat," terang Andi.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pertamina RU V Balikpapan untuk memberikan petunjuk teknis, baik itu tangki yang standar. 

BACA JUGA: PPU Mulai Sulit Dapat Pertamax, Warga Beralih ke Pertalite Meski Rela Antre di SPBU

BACA JUGA: Kemendikdasmen Gelontorkan Rp 4,1 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah di PPU

Terkait dengan pembangunannya masih dalam tahap pembahasan di internal pemerintah daerah, termasuk ke depan mengenai pengelolaannya.

"Bisa juga bekerja sama dengan pihak lain, bisa juga bekerja sama dengan pihak pemerintahan desa. Nanti barangkali mungkin ke depannya dapat dikelola oleh koperasi merah putih," ucap Andi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: