Bankaltimtara

Kejuaraan Judo se-Kaltim, 215 Atlet Beradu di 39 Kelas Tanding

Kejuaraan Judo se-Kaltim, 215 Atlet Beradu di 39 Kelas Tanding

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta. -(Topan Setiawan/Disway Kaltim)-


1 Banner Dispora Kaltim 2025-(Foto/ Istimewa)-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Ratusan atlet muda dari berbagai daerah di Kalimantan Timur menunjukkan antusiasme tinggi dalam sebuah kejuaraan judo

Dari sepuluh kabupaten/kota yang diundang, delapan di antaranya berpartisipasi dalam kompetisi yang berlangsung meriah. Dua wilayah yang absen adalah Kutai Barat dan Mahakam Ulu. 

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta, menjelaskan bahwa pihaknya telah menunggu konfirmasi hingga larut malam. 

"Hingga tadi malam kami masih menunggu konfirmasi, bahkan sampai pukul 12 belum ada kabar, sehingga kegiatan tetap kami lanjutkan," jelasnya kepada wartawan Disway Kaltim, Senin (18/8/2025) siang.

Sebanyak 215 atlet pelajar bersaing ketat di 39 kelas tanding. Sorak-sorai penonton dan dukungan pelatih menambah semangat para peserta sejak awal pertandingan. 

Ajang ini tidak hanya dipandang sebagai perebutan medali, tetapi juga sebagai wadah mengasah mental, memperkuat fisik, dan menambah pengalaman bertanding bagi para judoka muda.

Ketidakhadiran Kutai Barat dan Mahakam Ulu menjadi catatan penting bagi penyelenggara. Bagus berharap ke depan, seluruh kabupaten/kota bisa aktif mengirimkan wakilnya. 

"Harapan kami, meskipun di kompetisi kali ini mereka belum bisa hadir, setidaknya pada kegiatan atau kejuaraan lainnya mereka bisa ikut berpartisipasi. Kami ingin melihat langsung potensi para atlet di dua kabupaten tersebut,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pemerataan pembinaan atlet adalah kunci agar prestasi olahraga tidak hanya terpusat di daerah tertentu. 

Menurutnya, kompetisi rutin sangat penting untuk memacu perkembangan para atlet, yang tidak bisa diperoleh hanya melalui latihan di dojo. Kejuaraan ini juga memiliki misi lebih besar, yaitu sebagai ajang persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Kapolri 2026. 

Mengingat Samarinda dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan tersebut, para atlet pelajar Kaltim harus memiliki pengalaman bertanding yang cukup. 

"Kami ingin atlet kami mempunyai pengalaman bertanding yang cukup, sehingga saat Kejurnas nanti mereka benar-benar siap,” timpal Bagus. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait