Polresta Samarinda Ungkap Tiga Kasus Besar Narkoba, Total Sabu Capai 2,7 Kilogram
Kapolresta Samarinda menunjukkan barang bukti sabu seberat 2,7 kg hasil pengungkapan tiga kasus besar narkotika selama sepekan terakhir dengan nilai Rp 4,2 Miliar.-Mayang Sari-Disway Kaltim
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengungkapkan tiga kasus besar peredaran narkotika yang berhasil diungkap jajarannya selama sepekan terakhir.
Total barang bukti yang diamankan mencapai 2.725 gram sabu-sabu atau setara 2,7 kilogram, dengan estimasi nilai mencapai Rp4,2 miliar.
Pengungkapan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Mahakam 2025 yang melibatkan koordinasi intensif antarinstansi dan dukungan informasi dari masyarakat.
Untuk mengungkap transaksi kurir antar kota dengan Barang Bukti 2 Kg Sabu, serta keterlibatan jaringan di balik jeruji besi.
BACA JUGA : 7 Bulan Nunggak, Tunjangan 3.000 Honorer Pendidikan di Kutim Segera Dibayar
Kasus pertama yang diungkap terjadi di wilayah Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota.
Polisi menangkap seorang pria berinisial MY yang merupakan warga Balikpapan, dengan barang bukti sabu seberat 2.048 gram atau 2,05 kilogram.
MY diketahui bertugas mengantarkan sabu ke seseorang berinisial S di Samarinda.
"Dari hasil pemeriksaan, MY hanya kurir. Ia diperintah oleh A, yang kini masuk dalam DPO. Sabu berasal dari Balikpapan dan didalangi oleh bandar bernama ML dari Tarakan," ujar Kapolresta Hendri dalam konferensi pers, Jumat 1 Agustus 2025.
BACA JUGA : Pasar Narkoba di Gang AM Sangaji Samarinda Digerebek, Puluhan Pengguna Diamankan
Dari pengakuan MY, sabu itu diambil dari seseorang di kilometer 16 Balikpapan atas perintah saudara A.
Pengiriman sabu ini merupakan yang kedua.
Pada pengiriman pertama, MY berhasil mengantar 1 kg sabu dan menerima bayaran Rp5 juta.
"Dua pelaku masih dalam daftar pencarian orang (DPO), yakni ML asal Tarakan yang diduga pemilik barang dan A sebagai perantara. Aksi mereka yang kedua ini, berhasil kami gagalkan saat hendak dikirim ke Danau Melintang," terang Hendri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

