Bankaltimtara

Warga Buang Sampah ke Parit, Petugas Drainase Balikpapan Kewalahan Angkut Hingga 3 Ton Sehari

 Warga Buang Sampah ke Parit, Petugas Drainase Balikpapan Kewalahan Angkut Hingga 3 Ton Sehari

Petugas UPTD Drainase dan Bozem Balikpapan membersihkan saluran air di kawasan permukiman, mengangkat sampah dan gulma yang menumpuk di dalam parit.-salsabila/disway kaltim-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Di tepi jalan kawasan permukiman, sejumlah petugas berseragam biru dengan sepatu boot kuning tampak menunduk di dalam parit.

Mereka mengangkat gulma, sampah rumah tangga, hingga endapan lumpur yang menghitam.

Pemandangan semacam ini menjadi rutinitas harian UPTD Drainase dan Bozem Kota Balikpapan.

Setiap hari, petugas lapangan dikerahkan untuk membersihkan saluran air demi mencegah penyumbatan yang berisiko menimbulkan genangan, terutama saat hujan turun.

BACA JUGA:Simpan Kunci Selama Lima Bulan, Pengemudi Ojol Curi Motor Mahasiswi di Balikpapan

BACA JUGA:Revisi Perda Pajak Disetujui DPRD Balikpapan, Parkir dan UMKM jadi Sorotan

"Rata-rata tiap hari kami bisa angkut dua sampai tiga ton sampah. Itu di luar lumpur sedimen," kata Kepala UPTD Drainase dan Bozem, Rahmad Sukiman, saat ditemui di sela kegiatan lapangan.

Ia menyebut, salah satu titik yang paling sering dipenuhi sampah adalah kawasan sekitar Pompa Zurich.

Di wilayah itu rupanya banyak ditemukan limbah rumah tangga yang dibuang langsung ke dalam parit.

"Pernah juga kami temukan jeroan sapi dan darah hewan kurban saat Iduladha. Itu menyebabkan saluran tersumbat dan bau menyengat," ucap Rahmad.

Tak jarang, para petugas turun ke saluran air dengan alat sederhana seperti pengait dan sekop kecil.

BACA JUGA:Polresta Balikpapan Tangkap Residivis Pengedar Sabu di Apartemen Green Valley

Di banyak lokasi, tumpukan gulma dan lumpur menutup aliran air hingga ke permukaan. Petugas harus mengangkatnya satu per satu, lalu menumpuknya di pinggir jalan sebelum diangkut.

"Kita juga pasang pelampung saring sampah di beberapa titik. Tapi tetap saja, kalau warga masih buang sampah ke parit, ya susah juga," tekannya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait