Berau Tolak Alih Kelola Kakaban oleh Provinsi: Jangan Ambil Kakaban Kami!
Rencana pengambilalihan Pulau Kakaban oleh Pemprov Kaltim menuai penolakan dari Pemkab Berau.-(Disway Kaltim/ Rizal)-
BERAU, NOMORSATUKALTIM - Rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) untuk mengambil alih pengelolaan Pulau Kakaban memicu penolakan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.
Pulau Kakaban diketahui masuk dalam Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan perairan sekitarnya (KKP3K KDPS).
Melalui sebuah surat terbuka kepada Gubernur Kaltim, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Samsiah Nawir menyampaikan keresahan atas wacana pengambilalihan pengelolaan Pulau Kakaban oleh Pemprov Kaltim.
Melalui surat tersebut, Samsiah membawa pesan tegas, "Jangan ambil Kakaban kami!".
BACA JUGA: Jaga Kelestarian Habitat Ubur-ubur di Kakaban, Pemkab Berau Dapat Apresiasi dari Kemenparekraf
Ia meminta kepada Gubernur, Wakil Gubernur, dan jajaran Pemprov Kaltim untuk bertindak adil dan bijaksana dalam membuat kebijakan.
"Surat terlampir atas nama Sekretaris Daerah, sudah beberapa kali mengadakan sosialisasi tanpa urun rembug dengan pimpinan kami, Kepala Daerah Kabupaten Berau," ujarnya, Minggu 1 Juni 2025.
Samsiah menjelaskan bahwa Pulau Kakaban akan dialihkan pengelolaannya ke Provinsi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, kemudian diserahkan ke UPTD yang berkantor di Tanjung Batu.
UPTD tersebut, kata Samsiah, hanya memiliki 3 petugas, dengan perencanaan pengelolaaan Kakaban menggunakan skema BLUD (Badan Layanan Usaha Daerah).
BACA JUGA: Siapkan Anggaran Besar untuk Kakaban, Pemkab Berau Dorong Potensi Pariwisata
"Ini bukan pekerjaan mudah dengan banyaknya tanggung jawab yang diberikan kepada UPTD," jelasnya.
Samsiah mengungkapkan, bahwa kewenangan laut (0-12 mil) sudah diambil alih sepenuhnya oleh pusat dan provinsi tanpa menyisakan tanggung jawab sedikitpun kepada pemerintah kabupaten.
Selama ini, Kabupaten Berau melalui DKP Berau sudah bekerja keras untuk memberikan edukasi kepada nelayan agar menjaga terumbu karang dan perikanan tangkap ramah lingkungan.
"Lalu, setelah kerja keras itu dilakukan, lautnya diambil alih, kewenangan izin membangun di atas pantai dan laut diambil. Sekarang ditambah lagi kawasan konservasi dan pulau-pulau kecil, termasuk Pulau Kakaban, destinasi unggulan kami," keluhnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

