Anggaran Ditambah, Pemkot Balikpapan Harus Tekan Stunting

Anggaran Ditambah, Pemkot Balikpapan Harus Tekan Stunting

Asep Ahmad Sapturi--

 

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM Anggaran penanganan stunting Kota Balikpapan mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Karena itu Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan meminta pemerintah bisa menurunkan prevalensi stunting.

DPRD Kota Balikpapan diketahui menyetujui tambahan penanganan stunting pada anggaran perubahan tahun 2023.

"Kami minta untuk dinaikkan, karena ini berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Bagaimana kita mau menciptakan SDM yang unggul, maju dan berprestasi kalau masyarakat Balikpapan mengalami keterbatasan dari sisi asupan yang bergizi," ujar Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Asep Ahmad Sapturi saat ditemui di Kantor DPRD Balikpapan, pada Kamis (12/10/2023).

 

Asep berharap dinas terkait dapat segera melakukan aksi kepada masyarakat yang terkena stunting, khususnya di wilayah rawan stunting yakni wilayah Balikpapan Utara dan Balikpapan Timur, ketika anggaran perubahan sudah di sahkan.

 

"Tiap-tiap kelurahan itu ada, cuman agak perlu perhatian khusus," imbuhnya.

Ia menilai penanganan stunting di Kota Balikpapan ini memang harus ekstra dan berharap pengawasan yang dilakukan harus benar-benar intens.

 

"Kami minta optimalkan, karena ini berkaitan dengan kesejahteraan dari masyarakat Kota Balikpapan. Anak-anak unggul berprestasi bermutu harus kita tingkatkan," serunya.

 

Diketahui bahwa pemerintah Indonesia terus menggalakkan penurunan angka stunting, sesuai yang diharapkan Presiden Joko Widodo bahwa menargetkan prevalensi stunting di Indonesia di angka 14 persen di tahun 2024. (adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: