Bankaltimtara

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Berimbas ke Proyek Infrastruktur di Paser

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Berimbas ke Proyek Infrastruktur di Paser

salah satu ruas jalan yang dibangun Pemkab Paser.-dok/sahrul/Disway Kaltim-

PASER, NOMORSATUKALTIM - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi ternyata berdampak terhadap proyek pembangunan infrastrutur di Paser. 

Pemerintah harus melakukan penyesuaian kebutuhan anggaran yang sudah disusun. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser, Asnawi, mengatakan, kenaikan harga BBM, khususnya Dexlite, ikut berdampak pada naiknya harga material bangunan di pasaran. 

"Meski kenaikan terjadi pada BBM non-subsidi, efeknya tetap terasa di lapangan. Harga angkut naik, harga material ikut bergerak, dan itu tentu memengaruhi pekerjaan konstruksi," kata Asnawi, Minggu 10 Mei 2026. 

Dijelaskan Asnawi bahwa dokumen Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk sejumlah proyek sebelum lelang telah disusun sebelum kenaikan harga BBM. 

BACA JUGA:Pemkab Paser Temukan Ratusan Pelanggaran Tata Ruang di Kawasan Perkotaan

Dampak kenaikan BBM justru membuat nilai yang tercantum dalam perencanaan awal kini dinilai tidak lagi sepenuhnya sesuai dengan kondisi pasar. 

"Kami perlu menyesuaikan kembali nilai HPS agar pelaksanaan proyek nantinya tidak menimbulkan persoalan saat pekerjaan berlangsung," ujarnya. 

Sejumlah bahan baku konstruksi yang menjadi kebutuhan utama dalam proyek infrastruktur ikut terpengaruh oleh kenaikan harga BBM nonsubsidi. 

Apabila harga kembali berubah setelah dokumen masuk ke tahapan lelang, maka penyesuaian tidak lagi dapat dilakukan. 

BACA JUGA:Panitia Porprov Kaltim 2026 Pusatkan Tamu VIP di Satu Hotel

Sehingga kondisi tersebut harus disampaikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

BACA JUGA:Dinkes Paser Imbau Warga dengan BPJS Kesehatan Nonaktif Segera Melapor, Kalau Tidak Ini Akibatnya

"Kalau dokumen sudah masuk proses lelang, tentu ada batasan yang harus kami patuhi. Karena itu situasi ini perlu dipahami bersama oleh seluruh pihak terkait," tuturnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: