Bankaltimtara

Pemkot Bontang Alokasikan Rp1,7 Miliar untuk TMMD

Pemkot Bontang Alokasikan Rp1,7 Miliar untuk TMMD

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni meninjau pelaksanaan program TMMD yang dibiayai dengan APBD 2026 sebesar Rp1,7 miliar.-(Disway Kaltim/ Michael)-

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 dimulai. Pemerintah kota (Pemkot) Bontang mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,7 miliar untuk mendukung program tersebut.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan, TMMD di kota yang dipimpinnya itu menjadi bagian dari upaya memperkuat program prioritas pemerintah daerah "Menata Bontang". Fokusnya pada pembenahan infrastruktur dan lingkungan kota.

“Melalui program Menata Bontang, kami mendorong pembangunan drainase dan perencanaan polder untuk mengatasi persoalan banjir. TMMD menjadi salah satu penguat dalam percepatan pembangunan,” katanya, Rabu 22 April 2026.

Untuk pembangunan fisik akan dilaksanakan pembangunan badan jalan sepanjang 292 meter dengan lebar 4 meter. 

BACA JUGA: 169 Kasus Campak Ditemukan di Bontang, Dinkes: Akibat Imunisasi Tidak Lengkap

BACA JUGA: Bandara Bontang akan Diaktifkan untuk Tarik Minat Investor, Neni Akan Percepat Koordinasi

Lalu, penimbunan tanah uruk sepanjang 453 meter lebar 4 meter, dan semenisasi jalan sepanjang 453 meter lebar 4 meter.

“Termasuk rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak empat unit. Semua rumah itu tersebar di Kelurahan Lok Tuan, dan Kelurahan Guntung. Setiap daerah masing-masing dua rumah,” terangnya.

Selain itu, program ini juga melakukan penyegaran rumah ibadah seperti pengecatan Masjid Al-Anshor di Kampung Nyerakat Kiri, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan. “Dan berbagai pembangunan lainnya,” terangnya.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga mencakup kegiatan nonfisik. Seperti penguatan SDM, pembinaan bela negara, serta mempererat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat. Pelaksanaan TMMD cenderung lebih cepat dibandingkan proyek konvensional.

BACA JUGA: Remaja jadi Pasar Utama Peredaran Narkoba, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus selama 3 Bulan

BACA JUGA: Pemkot Bontang Serahkan Surat Hibah Lahan ke Kemensos, Sekolah Rakyat segera Dibangun

Baginya, program ini ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan. Diprediksi akan selesai pada Mei 2026. 

“Kalau melalui kontraktor, biasanya bisa memakan waktu tiga sampai enam bulan, tergantung kontrak,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: