Bankaltimtara

Pembangunan Museum Budaya Kutim Kembali Tertunda, Anggaran Rp2 Miliar Dihapus

Pembangunan Museum Budaya Kutim Kembali Tertunda, Anggaran Rp2 Miliar Dihapus

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Padliyansyah.-(Disway Kaltim/ Sakiya)-

KUTAI TIMUR, NOMORSATUKALTIM - Harapan masyarakat Kutai Timur (Kutim) untuk segera memiliki Museum Budaya kembali harus tertunda. Proyek yang sudah lama dinanti itu kembali gagal terealisasi. 

Tahun ini, pembangunan tahap awal yang seharusnya berjalan justru terhenti, setelah anggaran sebesar Rp2 miliar yang sudah disiapkan, terpaksa dihapus akibat penyesuaian keuangan daerah.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Padliyansyah, membenarkan kabar tersebut. 

Ia menjelaskan, kondisi fiskal daerah yang mengalami defisit membuat sejumlah program harus terkena imbas penghapusan anggaran, termasuk proyek museum.

BACA JUGA: Pemkab Kutim Lakukan Penyesuaian Anggaran Imbas Dana Transfer Pusat Berkurang

BACA JUGA: Dina Khasana, Siap Wakili Kaltim di Ajang Putera-Puteri Kebudayaan Indonesia 2025

“Alhamdulillah untuk pembangunan museum sementara karena kemarin badai efisiensi, kita anggarkan ada Rp2 miliar itu terhapus. Maka untuk tahun ini stop dulu,” ujarnya, pada Rabu,  15 Oktober 2025.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan berhenti berupaya. Ia berharap pembangunan museum dapat kembali dianggarkan pada tahun depan. 

Bahkan, pihaknya berencana menjajaki bantuan dari pemerintah pusat agar proyek ini bisa segera terwujud.

“Mudah-mudahan di tahun depan ada. Dan saya juga akhir tahun ini akan ke pusat untuk menindaklanjuti, siapa tahu ada bantuan dari pemerintah pusat untuk segera dibangun museum itu,” tambahnya.

BACA JUGA: Kado Istimewa di HUT ke-26 Kutai Timur, Dua Desa Terluar Kini Nikmati Listrik 24 Jam

BACA JUGA: Pemkab Kutim Gelontorkan Rp58,2 Miliar untuk Gedung Utama Kejari, Total Kawasan Rp131,5 Miliar

Museum Budaya Kutim sendiri direncanakan menelan biaya sekitar Rp15 miliar hanya untuk pembangunan fisik, belum termasuk perlengkapan dan koleksi di dalamnya. 

Rencana ini sudah disusun sejak beberapa tahun lalu, dengan lahan seluas 4 hektar di Jalan Soekarno Hatta arah Bengalon yang telah disiapkan dan ditandai sebagai lokasi pembangunan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: