Kriminalitas di Bontang Turun, Tapi Kasus Curat Masih Menghantui
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bontang AKP Randy Anugrah Putranto.-Michael/Disway Kaltim-
Sementara itu, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano menambahkan, tingginya angka kriminalitas, khususnya curanmor, karena rendahnya kewaspadaan masyarakat. Banyak pemilik kendaraan teledor.
Misalnya saja pemilik kendaraan bermotor ini memarkir sepeda motor tanpa pengamanan maksimal.
BACA JUGA:27 Warga Binaan Rutan Samarinda Dapat Remisi Natal 2025
Seperti tidak menggunakan kunci ganda atau kunci pengaman. Bahkan meninggalkan kunci masih tergantung di kendaraan.
“Rata-rata kasus terjadi di depan rumah. Ada yang tidak mengunci motor dengan baik, bahkan kuncinya masih tergantung. Ini tentu memberi kesempatan bagi pelaku. Paling banyak, kasus curanmor ini terjadi pukul 12.00 hingga 06.00 Wita,” jelasnya.
Meski Bontang dikenal sebagai kota yang relatif aman, Widho menegaskan kewaspadaan masyarakat harus tetap ditingkatkan.
“Dengan predikat kota aman, kewaspadaan masyarakat justru harus semakin tinggi,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

