Mencuat 2 Dugaan Kasus Korupsi di Bontang, Neni: Kembalikan Selisih Anggaran
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.-(Disway Kaltim/ Michael)-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Kota Taman diterpa badai kasus dugaan korupsi. Mulai dari dugaan korupsi pembangunan tugu 'Selamat Datang Bontang' dengan perkiraan kerugian negara sebesar Rp 500 juta.
Serta dugaan korupsi perjalanan dinas bimbingan teknis (Bimtek) Dinas Perhubungan (Dishub).
Kasus ini diduga merugikan negara mencapai Rp 400-an juta.
Kasus ini tentunya menjadi sorotan masyarakat Bontang.
BACA JUGA: Kejari Bontang Endus Aroma Korupsi Bimtek di Dishub, 120 Orang Diperiksa
BACA JUGA: Eks Sekretaris KPU Balikpapan Ditahan, Diduga Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp53 Miliar
Termasuk Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
Neni menyayangkan tindakan yang dilakukan oknum-oknum tersebut.
Sekaligus prihatin atas adanya temuan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang terkait dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di lingkungan Pemkot Bontang.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyidikan Kejari Bontang.
BACA JUGA: Istana Tegaskan Prabowo Tak Akan Bela Immanuel Ebenezer yang Terjerat Kasus Korupsi
BACA JUGA: Ini Aliran Dana yang Didapat dari Memeras Para Buruh dalam Kasus Korupsi K3
Neni tidak ingin kejadian tersebut terulang. Karena itu dirinya menegaskan bahwa kasus itu menjadi pelajaran penting bagi seluruh elemen masyarakat.
Termasuk diantaranya Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

