Wabup PPU Sidak 3 SPPG, Minta Menu Lebih Variatif

Senin 08-06-2026,11:00 WIB
Reporter : Achmad Syamsir Awal
Editor : Hariadi

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Penajam dan Saloloang.

Sidak ini digelar untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar baku, mulai dari dapur produksi hingga ke tangan para siswa.

Sekretaris Disdikpora Kabupaten PPU, Durajat, menjelaskan bahwa rombongan meninjau 2 SPPG di Penajam dan satu SPPG di Saloloang. 

Secara umum, proses distribusi makanan kepada para siswa dinilai sudah berjalan dengan baik. Meski demikian, pemerintah daerah memberikan beberapa catatan penting demi mendongkrak kualitas layanan.

BACA JUGA: Menkeu Purbaya Pastikan Program MBG Tak Bebani Fiskal, Defisit Anggaran Tetap Terkendali

BACA JUGA: Ketua BEM UGM Soroti Penetapan Tersangka Eks Kepala BGN, Singgung Dugaan Pengalihan Isu

"Secara umum distribusi cukup baik. Hanya ada beberapa arahan dari Pak Wakil Bupati terkait menu agar dibuat lebih bervariasi dan ketepatan waktu pengiriman dijaga ketat, jangan sampai terlambat diterima anak-anak," ucapnya.

Saat memantau langsung aktivitas dapur, Wakil Bupati Abdul Waris Muin menekankan bahwa aspek kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas gizi adalah harga mati yang tidak boleh ditawar.

Secara khusus, Wabup menginstruksikan pihak sekolah dan pengelola SPPG untuk melakukan pendataan detail mengenai riwayat alergi para siswa. Langkah preventif ini penting agar menu makanan bisa disesuaikan dan tidak memicu risiko kesehatan.

"Anak-anak yang memiliki alergi makanan tertentu harus dicatat dengan baik. Data ini penting agar makanan yang diberikan tetap aman dikonsumsi dan kebutuhan gizi mereka tetap terpenuhi tanpa menimbulkan gangguan kesehatan," tegas Abdul Waris.

BACA JUGA: Realisasi MBG di Mahulu Belum Jelas, Investor SPPG Keluhkan Pembayaran

BACA JUGA: Prabowo Masih Optimis dengan MBG: Petani Bebas Tengkulak, Serap 3 Juta Lapangan Kerja

Selain fokus pada makanan, rombongan sidak juga memeriksa kelaikan fasilitas pendukung di area SPPG, terutama terkait pengelolaan dampak lingkungan. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di ketiga lokasi SPPG dinyatakan berfungsi dengan optimal dan telah memenuhi regulasi yang berlaku.

"Termasuk soal lingkungan dan sanitasi, IPAL-nya sudah dicek dan dipastikan aman," pungkas Durajat.

Kategori :