Kenaikan harga emas diikuti kenaikan tren gadai. Berbeda saat krisis 1998 lalu, masyarakat lebih memilih tidak menjual emasnya. (Antara) Balikpapan, Disway Kaltim – Di tengah pandemi, harga emas terus melambung. Merangkaknya harga emas, bukan berarti berbondong-bondong untuk melakukan penjualan. Kepala Departemen Bisnis dan Analisis PT Pegadaian (Persero) Kanwil IV Kalimantan Eko Cahyanto menjelaskan, naiknya harga emas tidak membuat nasabah Pegadaian untuk menjual emasnya. Bahkan sebagian besar pilihan nasabah untuk menambah uang pinjaman dengan layanan Top Up Gadai. “Dengan kenaikan harga produk gadai emas meningkat. Kalau gadai sesuai dengan harga emas saat ini,” jelas Eko Cahyanto, Kamis (16/4). Hal yang sama juga dikatakan Deputi Bisnis PT Pegadaian (Persero) Balikpapan, Asror Maskuri. Menurutnya, merangkaknya harga emas justru masyarakat memilih untuk membeli atau investasi. “Membeli meningkat karena saya pikir beda dengan tahun 1998 dan 2012 saat banyak jual. Mereka tahu emas tidak baik dijual,” katanya. Menurut Asror, masyarakat lebih memilih untuk menggadaikan emasnya. Alasannya saat ditebus harga emas tidak naik dan menggunakan nilai tukar saat digadai. Di tengah pandemi, Pegadaian memanfaatkan promosi lewat digital karena mengurangi transaksi tatap muka dan mengikuti arahan pemerintah untuk jaga jarak. “Masyarakat untuk membayar baik itu perpanjangan maupun cicil sekarang melalui digital,” imbuh dia. Kepala Seksi Penjualan PT Pegadaian Balikpapan Enny Margareth mengatakan bahwa di kuartal pertama ini pencapaian perseroan belum ada kendala. Meski ada corona, transaksi masih sesuai target. “Sementara sampai bulan Maret ini masih aman. Bulan April ini yang dikhawatirkan karena pembatasan sosial mulai diterapkan,” ujarnya. Berdasarkan laporan hingga 27 Maret, Pegadaian Balikpapan tumbuh 4,68 persen dibandingkan realisasi hingga akhir tahun. Pendapatan gadai sebesar Rp 596,32 miliar dan non gadai Rp 221,06 miliar. Eko Cahyanto menambahkan, kinerja pada triwulan I/2020 Kanwil Kalimantan mencatat kinerja positif dan tumbuh. “Terkait kinerja, sampai 31 Maret 2020 Kanwil Kalimantan tercatat tumbuh positif,” pungkasnya. (fey/eny)
Harga Emas Terus Melambung, Produk Gadai Emas Jadi Pilihan
Jumat 17-04-2020,20:09 WIB
Reporter : Benny
Editor : Benny
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-03-2026,21:00 WIB
Dishub Kutai Barat Minta Polisi Turun Tangan Tertibkan Truk ODOL, Rencana Bangun 3 Jembatan Timbang
Rabu 04-03-2026,14:36 WIB
Saling Klaim Masalah Jembatan, Lansia di Balikpapan Ini Malah Nyabet Tetangganya Pakai Parang
Rabu 04-03-2026,19:57 WIB
Seleksi KPID Kaltim Bergulir di Persidangan, 5 Peserta Gugat DPRD dan Gubernur ke PN Samarinda
Rabu 04-03-2026,16:15 WIB
Korban Perahu Terbalik di Sungai Telake Ditemukan Meninggal Dunia
Rabu 04-03-2026,22:35 WIB
PTMB Balikpapan Mulai Transformasi Layanan Air Bersih 2026, Target 12 Ribu Sambungan Baru
Terkini
Kamis 05-03-2026,13:48 WIB
Sengketa Tapal Batas Berau-Kutim Hambat Pendidikan, 85 Murid Biatan Ilir Belajar di Kolong Rumah Warga
Kamis 05-03-2026,13:14 WIB
Ngamar di Hotel, 2 Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Satpol PP Bontang
Kamis 05-03-2026,12:41 WIB
Pemkab Kutim Tegaskan Belum Ada Usulan Pemekaran Dusun Melawai, Masyarakat Diminta Tahan Diri
Kamis 05-03-2026,12:00 WIB
Pemkab Kutai Barat Ajukan 7 Raperda ke DPRD, dari Tanah Negara hingga Investasi
Kamis 05-03-2026,11:04 WIB