Disdik Berau Kejar Target APK PAUD Lewat Standarisasi Guru

Senin 27-04-2026,10:03 WIB
Reporter : Maulidia Azwini
Editor : Hariadi

"Kendalanya juga mencakup rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan usia dini, belum adanya regulasi wajib PAUD sebagai syarat masuk SD, hingga faktor keterbatasan ekonomi keluarga," tuturnya.

BACA JUGA: Pembangunan SMP Baru di Kawasan Korpri Tertunda, Disdik Berau Andalkan Penambahan RKB

BACA JUGA: Jumlah Anak Tidak Sekolah Capai 4 Ribu, Disdik Berau Koordinasi Lintas Instansi

Sebagai solusi konkret, Mardiatul mengatakan pihaknya akan melakukan verifikasi dan validasi data tenaga pendidik melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk menentukan prioritas peserta program peningkatan kompetensi.

"Seleksi akan kami lakukan berdasarkan hasil verifikasi dan ketersediaan kuota, yang tentunya disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah," jelas Mardiatul.

Ia menambahkan, program tersebut nantinya akan terbuka bagi guru PAUD, baik di lembaga negeri maupun swasta. 

Mardiatul menegaskan bahwa penguatan SDM bukan sekadar mengejar angka partisipasi, melainkan investasi jangka panjang bagi daerah.

BACA JUGA: RSUD Abdul Rivai Terjerat Utang Rp 38 Miliar, Ini Kata Direksi

BACA JUGA: KONI Berau Minta GOR Kakaban Dibangun dengan Skema Multiyears

"Ini adalah langkah strategis untuk menciptakan generasi yang berkualitas dan berdaya saing di masa depan, itu juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat fondasi pendidikan sejak dini," pungkasnya.

Kategori :