BERAU, NOMORSATUKALTIM — Upaya meningkatkan partisipasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Berau terus digenjot.
Dinas Pendidikan (Disdik) Berau kini memfokuskan penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidik PAUD, menyusul capaian Angka Partisipasi Kasar (APK) yang masih berada di bawah target pembangunan daerah.
Berdasarkan data Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), APK PAUD Berau tahun 2025 tercatat sebesar 96,84 persen.
Angka ini merepresentasikan 13.558 anak yang terdaftar di berbagai layanan prasekolah, mulai dari TK, RA, Kelompok Bermain (KB), Tempat Penitipan Anak (TPA), hingga Satuan PAUD Sejenis (SPS).
BACA JUGA: Kukuhkan DPC Perkumpulan PAUD, Sekda Berau Beri Pesan Khusus terkait Gizi Anak
Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, menilai capaian tersebut belum ideal.
Ia menekankan bahwa kualitas tenaga pendidik merupakan kunci utama untuk menarik minat serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan prasekolah.
Saat ini, sebagian besar guru PAUD di Berau diketahui belum memenuhi kualifikasi akademik minimal Diploma IV (D4) atau Sarjana (S1). Kondisi ini, menurut Mardiatul, berdampak langsung pada mutu layanan pendidikan.
"Peningkatan kompetensi guru menjadi prioritas kami, terutama bagi tenaga pendidik yang belum memiliki kualifikasi akademik sesuai standar," ujarnya dalam keterangan, dikutip Senin, 27 April 2026.
BACA JUGA: Disdik Berau Siapkan Lahan Baru untuk Bangun SDN 001 Filial Biatan Ilir
BACA JUGA: Masuk SD dan SMP Kini Harus Tes Kemampuan Akademik, Disdik Berau Matangkan Persiapan
Selain faktor SDM, aspek kelembagaan turut menjadi tantangan. Dari total 242 satuan prasekolah di Berau, tercatat hanya 15 TK yang berstatus negeri, sementara sisanya dikelola oleh pihak swasta.
Mardiatul menyebutkan bahwa mayoritas guru yang belum berkualifikasi sarjana berada di lembaga non-negeri tersebut.
Di samping itu, Disdik juga mencatat adanya satuan PAUD yang hingga kini belum memiliki izin operasional resmi.