Kabur dari Ponpes, Santriwati Nyasar ke Rumah Kepala BNNK Bontang

Kamis 02-04-2026,13:15 WIB
Reporter : Michael Fredy Yacob
Editor : Baharunsyah

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Seorang santriwati asal Bontang nekat lari dari ponpes diduga karena tidak tahan. 

Hal itu terungkap setelah remaja tersebut secara tidak sengaja istirahat di rumah dinas Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang Lulyana Ramdani, di kawasan Hop II, Rabu 1 April 2026 pagi. 

Luly sempat kaget dengan keberadaan remaja tersebut. Ia pun sempat mengobrol. 

Mulai dari asalnya, sampai pada identitas. Dari pembahasan singkat itu, barulah diketahui, remaja itu berasal dari salah satu ponpes di Kota Taman. 

BACA JUGA:Jumat Ada Program Kerja Bakti, Pemkot Bontang Pilih WFH Setiap Hari Rabu

Beruntung, instansi yang dipimpinnya itu memiliki program BNNK Bontang Peduli. Program itu merupakan implementasi dari program tengok tetangga. 

BACA JUGA: Keluh Kesah PPPK Bontang: TPP Dipangkas, SK Pegawai Terlanjur Digadai

Dari situ, Luly memutuskan memberikan pendampingan khusus terhadap santriwati tersebut. 

Dari hasil asesmen awal, menunjukkan bahwa santriwati tersebut mengalami kesulitan beradaptasi dengan pola pengasuhan di lingkungan pesantren. 

Selain itu, ia juga menghadapi tekanan dari masalah pribadi yang turut mempengaruhi kondisi mentalnya. 

“Kasus seperti ini tidak bisa hanya disikapi secara administratif. Perlu pendekatan empati dan pemahaman terhadap kondisi psikologis yang bersangkutan,” kata Lulyana, Kamis 2 April 2026. 

Sebagai langkah lanjutan, BNN memberikan pendampingan intensif. 

Sekaligus memfasilitasi pemindahan santriwati ke pondok pesantren lain yang dinilai lebih kondusif. 

BACA JUGA:Revitalisasi Waduk Kanaan Bontang Dianggarkan Rp267 Miliar, Kendalikan Banjir dan Jadi Destinasi Wisata

Upaya ini dilakukan agar pendidikan tetap berlanjut tanpa mengabaikan aspek kesehatan mental. 

Kategori :