Tarif PDAM di Bontang Naik Per April 2026, Segini Besarannya

Kamis 26-03-2026,16:04 WIB
Reporter : Michael Fredy Yacob
Editor : Baharunsyah

Biaya administrasi naik dari Rp 1.500 menjadi Rp 2.500 per rekening per bulan. 

Biaya pemeliharaan water meter disesuaikan berdasarkan ukuran pipa, mulai dari Rp 9 ribu menjadi Rp 615 ribu. Tak hanya itu, pelanggan yang terlambat melakukan pembayaran juga akan dikenakan denda bertingkat.

“Didenda Rp 10 ribu per bulan,” ucapnya. 

“Penyesuaian tarif dan denda ini dilakukan agar pelanggan lebih tertib dalam melakukan pembayaran setiap bulan,” ujar Suramin. 

Ia menegaskan, kebijakan ini bukan semata untuk meningkatkan pendapatan, melainkan sebagai langkah strategis dalam menjaga kualitas distribusi air bersih. 

Karena menurutnya, biaya pengolahan dan distribusi air bersih sudah lama naik. 

BACA JUGA:RSUD Taman Husada Bontang Tetap Layani Pasien Selama Libur Lebaran

“Biaya listrik sudah beberapa kali naik. Bahan bakar juga begitu. Sementara, kenaikan tarif air bersih kita ini sudah sangat lama tidak naik,” katanya lagi. 

Dengan penyesuaian tarif, perusahaan daerah diharapkan mampu melakukan berbagai pengembangan. 

Seperti perbaikan infrastruktur, memperluas jangkauan layanan, serta meningkatkan respons terhadap keluhan pelanggan. 

Pelanggan diimbau memahami kebijakan ini sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keberlanjutan layanan air minum di Bontang. 

Pemerintah berharap, dengan dukungan masyarakat, layanan air bersih ke depan semakin andal, merata, dan berkelanjutan. 

Dengan diberlakukannya tarif baru mulai April 2026, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan pengeluaran serta tetap disiplin dalam pembayaran tagihan agar terhindar dari sanksi denda. (Michael Fredy Yacob)

Kategori :