Seminggu Lagi Lebaran, Stok Beras Non-Bulog di Kaltim 233 Ribu Ton

Sabtu 14-03-2026,14:59 WIB
Editor : Yos Setiyono

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Salah satu komoditas utama yang disiapkan yakni stok beras non-Bulog yang mencapai sekitar 233 ribu ton.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (DP2KUKM) Kaltim Heni Purwaningsih mengatakan, persediaan bahan pokok di wilayah Kaltim saat ini dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga beberapa bulan setelah Lebaran.

“Persediaan bahan pangan kita sangat mencukupi. Kami ingin masyarakat menjalankan ibadah dan menyambut lebaran dengan tenang tanpa khawatir akan ketersediaan kebutuhan pokok,” kata Heni dalam pernyataan resmi dikutip, Sabtu, 14 Maret 2026. 

BACA JUGA:  Terminal Sungai Kunjang Siapkan 70 Bus per Hari Jelang Lebaran

Berdasarkan data DP2KUKM Kaltim per Februari 2026, selain stok beras non-Bulog sekitar 233 ribu ton, sejumlah komoditas lain juga tercatat dalam kondisi aman.

Stok daging sapi mencapai sekitar 390 ribu ton, minyak goreng sekitar 5.678 ton, serta tepung terigu sekitar 2,6 juta ton.

Selain itu, persediaan gula pasir tercatat sekitar 16 ribu ton, daging ayam sekitar 145 ribu ton, serta komoditas lain seperti mentega dan telur juga berada dalam kondisi mencukupi.

Heni mengakui, menjelang Idulfitri biasanya terjadi peningkatan konsumsi rumah tangga yang dapat memicu fluktuasi harga di sejumlah pasar tradisional.

BACA JUGA: Hasil Sidak Disdag Samarinda: Stok Sembako Cukup, Beras Bulog Siap 4 Bulan

Namun ia menegaskan, kenaikan harga tersebut merupakan fenomena musiman.

Karena itu, masyarakat diimbau tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Menurut Heni, tantangan utama yang dihadapi Kaltim saat ini berada pada aspek distribusi. Pasalnya, sebagian besar pasokan bahan pangan masih didatangkan dari luar daerah.

Untuk itu, pemerintah provinsi terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota guna memastikan jalur distribusi tetap lancar.

BACA JUGA:   Sewa Mobil Defender untuk Operasional Wali Kota, Pemkot Samarinda Harus Bayar Sewa Rp 160 Juta Per Bulan

“Kami terus mengawal jalur distribusi agar tidak terjadi hambatan. Jika distribusi lancar, maka ketersediaan barang terjaga dan harga dapat tetap stabil,” ujarnya.

Dengan ketersediaan stok tersebut, ketahanan pangan di Kalimantan Timur diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama dua hingga enam bulan ke depan.

Pemerintah provinsi juga akan terus melakukan pemantauan di pasar-pasar guna memastikan pasokan tetap stabil sekaligus mengantisipasi potensi spekulasi harga.

 

“Harapannya masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita. Stok tersedia, distribusi berjalan normal, dan kebutuhan pangan insyaallah terpenuhi,” kata Heni. (*)

Kategori :