MAHULU, NOMORSATUKALTIM - Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Suhuk merespons positif saran DPRD terkait dorongan untuk mengoptimalkan pengelolaan semua potensi daerah.
Adapun potensi daerah yang dimaksud seperti Potensi pertanian, pariwisata, serta peningkatan perhatian di sektor pendidikan.
Menurut Suhuk, semua masukan DPRD tentunya akan menjadi evaluasi pemerintah, terkait beberapa sektor prioritas yang memang perlu perhatian serius kedepan.
“Terima kasih atas saran dan masukan dari DPRD. Nanti kita melihat di mana kelemahan kita kemarin, khususnya di pendidikan ataupun nanti pelayanan kita di kesehatan akan kita tingkatkan ke depan, termasuk juga di beberapa sektor lainnya,” ujar Wakil Bupati Mahulu, Selasa (10/3/2026).
BACA JUGA: Gedung Pustu di Kampung Long Tuyoq Mahulu Akhirnya Difungsikan
BACA JUGA: Pemkab Mahulu Mulai Kaji Rencana Pembangunan TPA
Sebelumnya DPRD menyampaikan beberapa catatan terkait prioritas pembangunan yang membutuhkan komitmen tinggi dari pemerintah daerah.
Beberapa saran tersebut disampaikan DPRD dalam forum rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap RPJMD 2025-2029 yang digelar Senin, 9 Maret 2026.
Pada prinsipnya semua fraksi DPRD Mahulu mendukung penuh penyusunan RPJMD tersebut.
Namun, DPRD Mahulu mengingatkan agar perencanaan pembangunan 5 tahun ke depan tidak hanya baik secara dokumen, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata bagi masyarakat.
BACA JUGA: Anggaran THR 2026 untuk Pemkab Mahulu Sudah Siap, Tinggal Menunggu Waktu Pencairan
DPRD juga menekankan perlunya peningkatan pelayanan dasar seperti ketersediaan air bersih, penanganan isu lingkungan termasuk aktivitas penambangan emas tanpa izin, serta pengelolaan tempat pembuangan sampah (TPS) yang tepat.
Tak hanya itu, DPRD Mahulu juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mempersiapkan langkah mitigasi menghadapi potensi kekeringan pada tahun 2026 sesuai dengan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Masukan tersebut diharapkan dapat mendorong penyusunan program pembangunan yang lebih terarah, dengan menetapkan prioritas pembangunan yang benar-benar dapat dilaksanakan serta bermanfaat bagi masyarakat.