Perbaikan tersebut meliputi penggantian pipa transmisi maupun jaringan distribusi yang sebelumnya mengalami kebocoran atau penurunan kapasitas aliran.
BACA JUGA: DLH Sebut Masih Normal, Volume Sampah Kota Balikpapan 550 Ton per Hari selama Ramadan
BACA JUGA: Tangani Banjir, Pemkot Balikpapan Percepat Pengambilalihan PSU dari Developer
PTMB mencatat produksi air bersih pada 2025 mencapai 46,6 juta meter kubik, meningkat sekitar 4,3 juta meter kubik dibandingkan 2024.
Namun peningkatan produksi tersebut belum sepenuhnya diikuti pertumbuhan pelanggan karena perusahaan masih fokus memperbaiki jaringan distribusi yang ada.
Seiring dengan peningkatan produksi air dan perbaikan jaringan, PTMB juga menargetkan perluasan layanan kepada masyarakat.
Pada 2026, perusahaan menargetkan penambahan hingga 12 ribu sambungan rumah baru di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki kapasitas distribusi air yang cukup.
BACA JUGA: PKB Kaltim Nyatakan Tak Lagi Dukung Rudy-Seno di Pilgub 2029
BACA JUGA: Pemprov Kaltim Tetapkan Skema Pengembalian Mobil Dinas Gubernur, Ditarget Tuntas 14 Hari
Meski demikian, PTMB mengakui proses perbaikan jaringan yang sedang berlangsung dapat menimbulkan dampak sementara bagi pelanggan, termasuk air keruh di beberapa titik.
Untuk itu masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan kondisi air keruh atau gangguan distribusi di wilayahnya.
Dia pun meminta agar seluruh tim pelayanan memastikan tidak ada laporan masyarakat yang dibiarkan tanpa penanganan dalam waktu lama.
"Saya sudah sampaikan, tidak ada lagi keluhan yang ditangani lebih dari 24 jam. Begitu masuk laporan harus langsung direspons," tegasnya.