Operasi Pasar Ramadan, Pertegas Harga LPG 3 Kg di PPU Sesuai HET

Selasa 24-02-2026,19:34 WIB
Reporter : Achmad Syamsir Awal
Editor : Didik Eri Sukianto

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKM Perindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) dan gas LPG 3 kg aman selama Ramadan.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui pelaksanaan operasi pasar yang terintegrasi dengan kegiatan Safari Ramadan.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKM Perindag Kabupaten PPU, Marlina mengatakan, dengan operasi pasar ini bertujuan untuk menekan potensi kenaikan harga di lapangan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari distributor lokal, toko modern, hingga kerja sama dengan Perumda Samarinda.

BACA JUGA: Kuota BBM Subsidi dan Elpiji di PPU Tahun 2026 Tak Bertambah

BACA JUGA: Persiapan Jelang Ramadan, Pemkab PPU Siapkan Operasi Pasar dan Jamin Stok Pangan Aman

Fokus utama dalam operasi pasar kali ini adalah pengawasan harga gas LPG 3 kg atau gas melon. Marlina menegaskan, bahwa harga gas di tingkat pangkalan harus merujuk pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati.

"Harga gas itu sudah ada HET-nya per kecamatan. Misalnya di Kecamatan Sepaku Rp23 ribu, di Penajam sekira Rp21 ribu. Kami tegaskan pangkalan jangan berani-berani menjual di atas HET," kata Marlina, Selasa 24 Februari 2026.

Terkait keluhan masyarakat yang sering mendapati harga gas mencapai Rp30 ribu hingga Rp40 ribu, Marlina menjelaskan, bahwa hal tersebut biasanya terjadi di tingkat pengecer atau toko kecil, yang secara regulasi berada di luar rantai pengawasan pangkalan resmi.

"Pantauan kami adalah sampai tingkat pangkalan. Kami mengimbau pangkalan untuk mendahulukan warga sekitar dan tetap melakukan pembinaan agar distribusi ke pengecer tidak membuat harga melonjak terlalu tinggi," tambah dia.

BACA JUGA: Sikapi Informasi Kenaikan Harga Bapokting, Bupati Mahulu Sidak Langsung ke Pasar

BACA JUGA: Jelang Ramadan 1447 H, Harga Daging Sapi dan Ayam Potong di Berau Masih Stabil

Menanggapi isu kelangkaan, Marlina memaparkan, bahwa kuota LPG 3 kg untuk PPU tahun ini mengalami peningkatan menjadi sekira 5.400 metrik ton.

Meskipun banyak warga di Penajam yang mulai beralih ke jaringan gas (Jargas) rumah tangga, kebutuhan gas melon tetap tinggi seiring dengan bertumbuhnya jumlah pelaku UMKM di wilayah PPU.

"Secara perhitungan sebenarnya stok kita cukup. Pangkalan sudah punya data pelanggan tetap. Yang menjadi kendala kadang ada oknum yang membeli lebih dari jatah. Untuk UMKM, kami batasi maksimal dua tabung sekali beli agar distribusi merata," jelasnya.

Kategori :