BGN Samarinda Pastikan SOP Ketat Program MBG, Antisipasi Keracunan Seperti di PPU

Kamis 19-02-2026,14:53 WIB
Reporter : Rahmat Pratama
Editor : Baharunsyah

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Koordinator Wilayah (BGN) sekaligus Korwil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Samarinda, Hariyono, memastikan seluruh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Samarinda dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.

Hal itu disampaikan Hariyono menanggapi kasus dugaan keracunan MBG yang terjadi di Kecamatan Waru, PPU.

Menurut Hariyono, kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan memiliki rantai penyebab yang panjang. Tidak bisa disimpulkan secara cepat tanpa pemeriksaan menyeluruh.

“Rantai KLB itu panjang, bisa dari bahan baku, proses produksi, pemorsian, hingga pengantaran. Karena itu harus dilihat dari sampel dan diuji terlebih dahulu,” ujarnya.

BACA JUGA:Satpol PP Pastikan Segel Kafe Pesona di Sambutan, Dinilai Langgar Izin dan Tata Ruang

Ia menegaskan, langkah antisipasi di Samarinda dilakukan dengan menjaga kualitas di setiap tahapan.

BACA JUGA:Ceceran Tanah Bikin Jalan Licin dan Membahayakan, Proyek Pengurukan di Samarinda Seberang Disetop Sementara

Mulai dari standar kematangan makanan, pengendalian suhu, hingga sanitasi peralatan.

“Titik kritis keamanan pangan itu ada di suhu. Karena itu suhu bahan baku dan makanan jadi harus dipantau betul-betul di masing-masing SPPG,” kata Hariyono.

Setiap dapur SPPG di Samarinda, lanjutnya, telah dilengkapi dengan alat pengukur suhu seperti termometer dan diwajibkan melakukan pembersihan peralatan setiap hari.

Pengawasan juga melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

BACA JUGA:LSM Minta Penertiban Angkringan di Samarinda Dilakukan secara Persuasif

“Kami menekankan jangan sampai SOP terlewat sedikit pun. Kalau SOP berjalan, insyaallah aman, mulai dari kualitas bahan baku, proses pengolahan, distribusi, sampai diterima di sekolah,” tegasnya.

Selain itu, hampir seluruh SPPG di Samarinda telah mengikuti pelatihan penjamah makanan melalui kerja sama dengan.

Penyuluhan terkait keamanan pangan juga rutin dilakukan untuk meminimalkan risiko keracunan.

Kategori :