Satu lagi pilihan kendaraan listrik dari BYD adalah BYD Atto 3 Advanced Plus yang diperkenalkan di IIMS 2026. Adapun perbedaan utama BYD Atto 3 Advanced Plus (rilis 2026) dan Extended (Superior) terletak pada kapasitas baterai, jarak tempuh, dan kelengkapan fitur premium.
Advanced Plus adalah varian menengah dengan baterai 49,92 kWh (410 km) namun fitur hampir setara tipe tertinggi, sedangkan Extended memiliki baterai 60,48 kWh (480 km).
Adapun perbedaan BYD Atto 3 Advanced Plus dengan varian sebelumnya antara lain penggunakan penggunakan Blade Battery yang lebih besar, 60,48 kWh, menghasilkan jarak tempuh lebih jauh, yaitu 480 km (NEDC).
Sedangakan varian sebelumnya menggunakan Blade Battery 49,92 kWh dengan jangkauan 410 km (NEDC).
Tidak hanya itu, BYD Atto 3 Advanced Plus juga masih mengusung kenyamanan, fitur keselamatan, dan kemudahan penggunaan untuk kebutuhan mobilitas harian.
Adapun harga BYD Atto 3 Advanced Plus dilepas dengan harga Rp 415.000.000 (OTR JABODETABEK).
Baca Juga: 10 Kapal Masih Tunggu SK Subsidi, Dishub Kaltim Pastikan Pelayaran Tetap Berjalan
Kehadiran Atto 3 Advanced Plus melengkapi struktur portofolio BYD pada segmen medium SUV.
Selain itu juga memperkuat peran ATTO 3 sebagai model strategis di segmen urban, sekaligus mendukung ekspansi BYD yang terukur dalam menjangkau spektrum konsumen yang lebih luas di Indonesia.
Dengan jajaran produk yang terus berkembang, BYD menjangkau kebutuhan mobilitas yang semakin beragam.
Hingga saat ini, BYD telah menghadirkan BYD Atto 3, BYD Sealion 7, BYD Seal, BYD M6, BYD Atto 1 dan BYD Dolphin.
Semua line up mobil listrik BYD yang dipasarkan di Indonesia ini dirancang dengan karakter dan peruntukan berbeda, dari mobilitas harian hingga perjalanan jarak jauh dan kebutuhan keluarga.
Kelengkapan lini produk tersebut menegaskan posisi BYD sebagai penyedia solusi kendaraan listrik yang komprehensif di pasar Indonesia.
Dengan menghadirkan pilihan yang relevan di berbagai segmen, BYD terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional serta mendorong adopsi kendaraan listrik yang semakin luas dan berkelanjutan. (*)