SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Ketersediaan Bahan Pokok Penting (bapokting) di Samarinda jelang Ramadan dan Tahun Baru Imlek dipastikan aman.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, usai lakukan kunjungan lapangan di sejumlah ritel dan Pasar Segiri, pada Kamis 12 Februrari 2026.
“Untuk di Pasar Segiri, beberapa bapokting seperti beras, cabai, bawang putih, ikan, ayam, dan daging, insyaallah ketersediaannya aman untuk menghadapi Imlek, puasa Ramadhan, sampai Lebaran,” ujar Saefuddin di lokasi.
Ia menjelaskan, secara umum harga bapokting masih relatif stabil.
Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, namun masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
BACA JUGA:Andi Harun Resmikan 5 IPA Baru di Berambai, Tambah Kapasitas Air Bersih 382,5 Liter per Detik
“Memang ada harga yang naik sedikit, seperti cabai dan bawang putih. Tapi ada juga yang turun, seperti bawang merah. Secara keseluruhan masih aman dan terkendali,” kata dia.
BACA JUGA:Dishub Samarinda Petakan SPBU Penjual Biosolar dan Pertalite, Antrean Akan Diatur Mulai April
Menurut Saefuddin, Pemkot Samarinda telah meminta para pedagang untuk terus menjalin komunikasi, terutama dalam mendatangkan pasokan dari luar daerah apabila terjadi kekurangan stok.
“Pasokan bisa didatangkan dari daerah produksi seperti Jawa dan Sulawesi. Produksi di sana cukup bagus dan bisa dikirim ke Samarinda untuk membantu menstabilkan harga,” ujarnya.
Pemkot Samarinda akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bapokting di lapangan. Jika kondisi pasar masih stabil, operasi pasar belum diperlukan.
BACA JUGA:Pedagang Pasar Pagi Samarinda Minta Hak SKTUB Dikembalikan, Siap Laporkan Oknum yang
“Kita monitor terus. Kalau pasar stabil, tidak perlu operasi pasar. Tapi jika nanti diperlukan, insyaallah kita siap melakukan operasi pasar dalam waktu dekat,” tuturnya.
Saefuddin berharap, dengan pengawasan rutin dan kerja sama dengan para pedagang serta distributor, perayaan Imlek, Ramadan, dan Idulfitri di Samarinda dapat berlangsung tanpa gejolak harga yang signifikan.
“Semoga ke depan tidak ada lonjakan harga dan masyarakat bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang,” harap Saefuddin.