Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Disdag Balikpapan Jaga Pasokan dan Distribusi Bahan Pokok
Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, Haemusri Umar-Dok/ Nomorsatukaltim-
BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan mengambil langkah antisipatif menghadapi lonjakan harga kebutuhan bahan pokok menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui koordinasi intensif dengan distributor pangan di wilayah Kota Beriman.
Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar menegaskan, bahwa pada 2026 fokus utamanya adalah pengamanan pasokan komoditas pangan dan kelancaran distribusi di seluruh kecamatan.
Langkah ini dimaksudkan agar ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan potensi gejolak harga dapat ditekan.
BACA JUGA: Pemkot Balikpapan Siapkan 9 Pendamping Baru untuk Cegah Stagnasi Koperasi Merah Putih
"Fokus Dinas Perdagangan di 2026 adalah bagaimana kami konsentrasi untuk ketersediaan pasokan, khususnya untuk komoditas pangan kita, kemudian kelancaran distribusi. Maka dari itu kami melakukan koordinasi dengan stakeholder, khususnya distributor pangan," ucap Haemusri di Gedung DPRD Balikpapan, Selasa, 13 Januari 2026.
Koordinasi Disdag dengan distributor pangan menjadi kunci memastikan suplai tetap lancar. Selain itu, sinkronisasi program dan kegiatan juga dilakukan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan.
Menurut Haemusri, langkah ini diambil agar intervensi pemerintah daerah berjalan efektif dan harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Sebagai bentuk konkret dukungan terhadap masyarakat, Disdag Balikpapan berencana menyelenggarakan pasar murah sebelum Ramadan.
BACA JUGA: Anggaran Dipangkas Hampir 40 Persen, DKUKMP Balikpapan Prioritaskan Pendampingan UMKM
Adapun tujuan pasar murah untuk membantu meringankan beban rumah tangga, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
"Pemerintah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan menyelenggarakan pasar murah untuk membantu beban masyarakat, khususnya harga-harga kebutuhan barang pokok di rumah tangga se-Balikpapan," ungkap Haemusri.
Rencana pasar murah akan digelar di enam kecamatan se-Kota Balikpapan. Dengan pelaksanaan sebelum Ramadan, pemerintah berharap kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal dan daya beli tetap terjaga di tengah meningkatnya permintaan bahan pokok.
Disdag Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus memantau ketersediaan stok, memperlancar distribusi, dan berkoordinasi secara aktif dengan distributor serta stakeholder terkait.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

